Masyarakat potong rambut gratis dengan syarat mengaji satu ayat Al Quran (Foto: Nino)
PanturaNews (Tegal) - Berbagai cara orang untuk bersodakoh. Seperti yang dilakukan oleh Selviana (38), pemilik Barber Apik. Melakukan sodakoh dengan membuka potong rambut gratis, tapi dengan syarat membaca salah satu ayat suci Al Qur'an.
Puluhan orang menunggu antrian potong rambut gratis ini, di komplek Alun Alun Tegal, Jumat 26 November 2018. Selviana, Owner Barber Apik mengatakan, layanan potong rambut gratis untuk memberikan apresiasi bagi yang hafal Al Qur’an.
"Kami memberikan cukur gratis cukup dengan membaca salah satu ayat Al Qur’an, orang bisanya ayat atau surat apa. Sebisanya," kata Selvi, didampingi suaminya yang juga seorang Barber.
Menurut Selvi, Barber Ngaji baru berjalan dua kali dan akan rutin digelar setiap hari Jum’at, mulai pukul 07.00-11.00 WIB.
Salah satu pengunjung Barber Ngaji, Kristiyanto (19) merasa senang mendapatkan pangkas rambut gratis. Biasanya dia merogoh kocek sebesar Rp 15.000 untuk sekali pangkas rambut di Barbershop. “Potong rambunya bagus dan rapi. Tadi saya baca Surat Al Ikhlas,” kata Krisyiyanto.
Senada dengan Yanto, Eris Eko Aryanto (29) juga merasa senang potong rambut gratis. Dia mengaku membaca Surat An Nas sebelum dipotong rambutnya.
Eris Eko berharap, Barber Ngaji ditambah kotak infaq, sehingga setiap pengunjung yang hendak menyisihkan rezekinya usai potong ada tempatnya. Hasilnya, dapat disalurkan kepada mereka yang berhak.
“Kalau kita potong rambut di Barbershop yang sudah terkenal lumayan merogoh kocek, jadi saya harap ada kotak infaq sehingga apabila ada yang ingin menyisihkan rezekinya dapat dimasukan ke kotak itu,” pungkas Eris Eko.