Rabu, 17/10/2018, 15:09:47
Tingkatkan IPM, Kecamatan Sirampog Bentuk Satgas
-LAPORAN ZAENAL MUTTAQIEN

Camat Sirampog, Wigiyanto SIP di ruang kerjanya (Foto: Zaenal Muttaqin)

PanturaNews (Brebes) - Dalam upaya mempertahankan dan meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, dibentuk Satuan Tugas (Satgas) IPM.

Camat Sirampog, Wigiyanto SIP mengatakan, sesuai data dari Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangunan Daerah (Baperlitbangda), Kecamatan Sirampog tertinggi IPM-nya dari kecamatan lainnya di Kabupaten Brebes. Tingginya IPM tersebut susai dengan tingkat pendidikan, derajat kesehatan dan juga tingkat kesejahterannya.

"Sesuai data Baperlitbangda Kecamatan Sirampog tertinggi," ujarnya kepada PanturaNews.Com, Rabu 17 Oktober 2018, tanpa menyebut nilai atau prosentasinya.

Menurutnya, tingginya IPM itu akan terus dipertahankan bahkan diupayakan dapat meningkat lagi. Seluruh komponen masyarakat, para Kepala Desa (Kades) dan juga intansi pemeritah yang ada di kecamatan juga sepakat untuk maksud tersebut.

"Belum lama ini kita sudah lakuka rapat koordinasi (Rakor) lengkap dan sepakat untuk dapat mempertahankan ataumeningkatkan IPM Sirampog," ungkap Wigiyanto.

Dikatakan, untuk mewujudkan tekad tersebut disepakati dibentuk Satgas IPM yang nantinya akan mendorong dan melakukan upaya-upaya peningkatan IPM. Satgas ini melibatkan unsur pemerintah di tingkat kecamatan dan desa, sekolah dan tokoh masyarakat.

"Peningkatan IPM ini kepentingan bersama sehingga melibatkan smua lapisan masayarakat, baik pemerintah maupun elemen masyarakat," ucap Wigiyanto.

Pembentukan Satgas IPM sedang dipersiapkan dan bersamaan itu pula akan diupayakan program-program pendukung. Diantaranya, sosialisasi peningkatan usia sekolah yang ditargetkan untuk warga Kecamatan Sirampog sebesar 12,2 tahun.

"Artinya nanti rata-rata pendidikan warga Sirampog lebih dari 12 tahun, atau rata-rata lulus SMA atau lebih," ungkap WIgiyanto.

Rencana tersebut sangat memungkinkan, mengingat saat ini hampir di setiap desa ada tempat pendidikan mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga SMA bahkan tingkat kecamatan memiliki tiga perguruan tinggi. Dari 13 desa yang ada di Kecamatan Sirampog hanya tiga desa belum ada pendidikan setingkat SLTA.

"Hanya tiga desa yang belum memiliki sekolah tingkat SLTA itu juga karena dekat dengan SLTA dengan desa lainnya," ungkap Wigiyanto.

Untuk meningkatkan IPM pula, saat ini tiap desa didorong untuk memiliki Badan Usaha Milik Desa (Bumdes). Melalui Bumdes yang bergerak di bidang retail dan pembiayaan diharapkan akan meningkatkan kesejahteraan warga.

"Untuk peningkatan ekonomi ini para Kades sudah sepakat untuk memberdayakan Bumdes," kata Wigiyanto.

Selain itu, untuk menunjang suksesnya kegiatan belajar di sekolah-sekolah, telah disiapkan tim gabungan dari unsur Satpol PP, Polsek dan sekolah serta masyarakat yang melakukan patroli mengawasi siswa-siswi yang bolos saat jam belajar.

"Kita akan bantu sekolah dalam mengawasi siswa-siswinya agar tidak ada yang membolos saat jam belajar," pungkas Wigiyanto.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita