Tim Pertamian menukar tabung gas isi 3 kg dengan tabung gas isi 5,5 kg, saat razia di salah satu rumaha makan di Bumiayu (Foto: Zaenal Muttaqin)
PanturaNews (Brebes) - Tim gabungan Pertamina Operation Regional IV Jawa Tengah-DIY, Polres dan Pemkab Brebes serta Hiswana Migas Pekalongan, menggelar razia penggunaan gas elpiji tiga kilogram (3 kg) di Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Senin 17 Septermber 2018. Razia dilakukan dengan mendatangi rumah makan (RM) dan memeriksa gas elpiji yang digunakan untuk memasak.
Dalam razia tersebut, tim gabungan menemukan sejumlah rumah makan yang masih mengunakan gas elpiji subsidi tiga kg. Terhadap rumah makan yang masih menggunakan elpiji tiga kg, langsung tukarkan dengan gas elpiji 5,5 kg.
"Setiap dua tabung gas elpiji tiga kg, ditukarkan dengan elpiji 5,5 kg,'' kata Deni Hamdani, sales eksekutif elpiji III Pertamina Region IV jateng DIY.
Menurutnya, kegiatan razia antara lain digelar di wilayah Kecamatan Paguyangan, dan beberapa waktu sebelumnya juga di wilayah kota Brebes. Dalam razia tersebut, ditemukan cukup banyak rumah makan yang masih menggunakan elpiji tiga kg.
''Ketika hal ini kami komunikasikan dengan pemilik rumah makan, umumnya mereka bersikap kooperatif dan bersedia menukarkan gas elpijinya yang masih menggunakan kemasan tiga kg dengan kemasan 5,5 kg,'' kata Deni.
Dikatakan, setiap dua tabung isi gas tiga kg kosong dengan satu tabung gas isi 5,5 kg dan isinya diberikan secara gratis, karena masih promo. Sementara jika tabung gas isi tiga kg yang masih penuh diganti uang.
"Dengan penggantian seperti itu pengusaha tidak dirugikan. Bahkan jika tabung tiga kg ada isinya diganti dengan uang," ungkap Deni.
Diungkapkan, saat razia di Bumiayu ditemukan 56 tabung gas elpiji tig kg yang digunakan oleh pengusaha rumah makan dan langsung diganti dengan 28 tabung gas isi 5,5 kg.
Kegiatan razia sekaligus monitoring penggunaan gas elpiji tiga kg tersebut dilakukan untuk menegakkan ketentuan bahwa gas elpiji tiga kg disediakan pemerintah untuk warga tidak mampu.
''Untuk kegiatan komersial, seperti untuk rumah makan, tidak boleh menggunakan gas elpiji tiga kg karena mendapat subsidi dari pemerintah,'' tandas Deni.