Kamis, 07/10/2010, 16:57:00
Ancam Kelamatan Wisatawan, Anjungan Pantai Harus Dibongkar
JAY-Riyanto Jayeng

Salah satu anjungan yang ada di PAI Kota Tegal. Inzet: Rofii Ali (kiri) dan Abdullah Sungkar (kanan).

PanturaNews (Tegal) - Kondisi anjungan di lokasi Obyek Wisata Pantai Alam Indah (OW PAI) Kota Tegal, Jawa Tengah, rusak berat. Hal itu dapat mengancam keselamatan pengunjung yang memanfaatkan anjungan itu untuk berekreasi.

Kaitan hal itu, DPRD Kota Tegal meminta agar Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal melalui Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), secepatnya membongkar anjungan atau menonaktifkan anjungan demi keselamatan dan keamanan pengunjung.

Anggota Fraksi PKS DPRD Kota Tegal, Rofii Ali, saat dikonfirmasi disela-sela tinjauan, Rabu 06 Oktober 2010 mengatakan, pihaknya cukup prihatin dengan kondisi anjungan OW PAI yang rusak parah dan cukup membahayakan pengunjung. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, pihaknya minta agar anjungan lebih baik dibongkar.

Karena untuk dilakukan perbaikan, dengan kondisi saat ini sangat tidak memungkinkan. Sehingga kalau memang anjungan masih perlu, lebih baik dibangun kembali. Namun harus melalui kajian dan perencanaan yang matang, agar hasilnya lebih maksimal dan tidak cepat rusak.

"Kalau memang harus dibangun anjungan kembali, maka kami minta pembangunan harus dengan kontruksi yang benar. Sehingga tidak membuang-buang anggaran, karena dalam waktu satu atau dua tahun anjungan sudah rusak," kata Rofii.

Sementara itu, anggota Fraksi PAN, Abdullah Sungkar ST SE mengungkapkan, yang diperlukan saat ini adalah design OW PAI, agar arah pembangunanan dan penataannya jelas. Sebab kalau kondisi saat ini cukup kumuh, sehingga kalah bersaing dengan tempat wisata lain yang ada di Kota Tegal maupun luar kota.

Karenannya pihaknya minta agar Pemkot melakukan design ulang OW PAI, agar mampu bersaing. Sebab potensi OW PAI cukup besar, untuk menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD). Sehingga bukan sekedar menutup anjungan, tapi langkah riil design OW PAI kedepan seperti apa, itu justru yang mendesak.

"Kami rasa yang penting adalah pembongkaran, dan pembangunan anjungan kembali. Tapi yang penting, yakni desai OW PAI kedepan," tandas Sungkar.

Sebelumnya, tiga anjungan di OW PAI, mengalami rusak parah akibat diterjang ombak besar dalam beberapa hari terakhir. Bahkan satu di antaranya jebol sehingga membahayakan pengunjung.

Sedangkan dua lainnya nampak beberapa tiangnya amblas serta papan lantainya terlepas. Karenannya, Dinas Pariwisata Pemuda Olahraga Seni dan Budaya (Disporabudpar) sebagai pengelola, menutup ketiga anjungan.

Kepala Disporabudpar Kota Tegal, M Wahyudi mengatakan penutupan sementara anjungan itu dilakukan demi keselamatan para pengunjung. Karena kondisinya memang sudah sangat membahayakan sekali. "Kerusakan yang terjadi memang sangat parah sekali. Bahkan untuk yang sebelah timur sudah sampai putus," katanya.

Menurutnya, dinas akan segera melakukan upaya perbaikan, agar pengunjung bisa kembali berrekreasi di atas anjungan. Yakni dengan membongkar seluruh anjungan yang dipantai sebelah timur. Kemudian beberapa material yang masih bisa digunakan, akan dimanfaatkan kembali.

"Anjungan Timur rusaknya paling parah, itu kita bongkar semua. Materialnya digunakan untuk merenovasi atau membetulkan 2 anjungan lainnya. Tentunya material yang kondisinya masih bagus," jelas Wahyudi.

Saat ditanya, apakah nantinya anjungan Timur akan dibangun kembali atau tidak? Wahyudi menerangkan, untuk pembangunan anjungan akan dilakukan dengan memerhatikan nilai keindahan atau artistiknya. Dengan panjang pantai yang mencapai 2 km butuh berapa anjungan.

"Jarak anjungan akan diperpanjang sehingga pengunjung dapat menikmati panorama laut lebih leluasa. Selain itu, areal parkir yang selama ini berada di tepi pantai akan digeser ke dalam. Karena itu menimbulkan kesan kumuh dipinggiran pantai," jelas Wahyudi.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita