Ilustrasi
PanturaNews (Brebes) - Banyaknya kejadian ledakan akibat kebocoran tabung gas elpiji 3 Kg yang menyebabkan nyawa melayang, membuat warga Kabupaten Brebes semakin khawatir. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Brebes bekerjasama dengan Pertamina, SPBE, Hiswanamigas Wilayah Tegal dan Gasdom Regional III akan melakukan proses penarikan tabung elpiji 3 Kg.
Demikian disampaikan Wakil Bupati Brebes, H. Agung Widyantoro SH MSi, Rabu 28 Juli 2010. Menurutnya, sesuai surat edaran, penarikan tabung elpiji 3 Kg dimulai sejak tanggal 13 Juni lalu. Namun untuk Kabupaten Brebes baru dilakukan koordinasi dan secepatnya dilakukan penarikan. Selain penarikan tabung, penarikan juga dilakukan untuk selang dan regulator yang tidak berlabel SNI.
"Ini dimaksudkan agar masyarakat tidak lagi menjadi korban kebijakan konversi minyak tanah ke gas," ujarnya.