Ilustrasi
PanturaNews (Bumiayu) - Pemerintah telah mencanangkan Gerakan Nasional Kemitraan Penyelamatan Air (GN KPA) sejak 2005 lalu. Di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, program tersebut mulai dilaksanakan pada tahun ini. Program dalam rangka penyelamatan air itu, rencananya akan dilaksanakan di Daerah Aliran Sungai (DAS) Pemali bagian hulu.
Demikian diungkapkan oleh Ymt Kepala Dinas Pengairan Energi dan Sumber Daya Mineral UPT Pemali Hulu, Tasali, Selasa 29 Juni 2010 siang. "Tahun ini akan dilaksanakan program GN KPA di Kabupaten Brebes, rencananya di DAS Pemali bagian hulu," katanya.
Untuk mensukseskan program tersebut, kata Tasali, rencananya akan dilakukan reboisasi hutan yang gundul, normalisasi hulu DAS Pemali, pembuatan cekdam dan embung di wilayah hulu Sungai Pemali. Yakni, di Desa Winduaji, Desa Wanatirta, Desa Kedungoleng dan Desa Pakujati yang ada di wilayah Kecamatan Paguyangan. "Prioritas reboisasi nantinya diutamakan di sekitar Waduk Penjalin yang ada di Desa Winduaji," ujarnya.
Lebih lanjut, dia mengungkapkan kondisi Waduk Penjalin yang selama ini menjadi penyangga kebutuhan air di Kabupaten Brebes, masih cukup bagus. Kondisi tersebut bisa diukur dari masih rimbun dan hijaunya hutan disekitar waduk, begitu pula dengan ketinggian air di waduk yang masih normal. "Untuk kondisi waduk sampai saat ini masih sangat baik," tutur Tasali.
GN PKA akan Dilaksanakan di Hulu Sungai Pemali