Sabtu, 21/01/2017, 10:26:02
Heru: PMI Menjalankan Pancasila In Action
-Laporan SL Gaharu

Wagub Jateng menyerahkan secara simbolis penghargaan kepada PMI yang perolehan BD-nya meningkat (Foto: Nashir)

PanturaNews (Semarang) - Di seluruh wilayah Jawa Tengah, Palang Merah Indonesia (PMI) selalu berperan bersama pemerintah, menjalankan edukasi sosial dengan tujuh prinsipnya.

“Dengan tujuh prinsipnya, tanpa memandang latar belakang politik, agama dan lainnya. PMI sebetulnya juga menjalankan Pancasila in action, menjalankan nilai-nilai kemanusiaan,” ujar Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Tengah, Heru Sudjatmoko saat membuka Musyawarah Kerja PMI Provinsi Jawa Tengah di Pusdiklat PMI-Semarang, Sabtu 21 Januari 2017.

Menurut Heru yang didampingi H. Ahmad Darodji, anggota Dewan Kehormatan PMI Jateng, dan dihadiri pula Ketua Bidang Organisasi PMI Pusat, Sasongko Tedjo, saat ada bencana, ada PMI. Ada kebutuhan darah ada peran PMI, sehingga tidak berlebihan bila PMI merupakan mitra pemerintah.

Pemenuhan kebutuhan darah di Jawa Tengah, selama tahun 2016 mencapai 400 ribu kantong. Sebanyak 99 persen dapat dicukupi oleh Donor Darah Sukarela (DDS), orang yang sukarela menyumbangkan darahnya.

“Data DDS tahun lalu, terhimpun 391.381 penyumbang darah secara sukarela, dan sebanyak 93.869 adalah pendonor darah baru,” kata Ketua PMI Jawa Tengah, Imam Triyanto.

Semakin meningkatnya kebutuhan darah di masyarakat, menuntut PMI untuk terus mengkampanyekan donor darah. “Kami apresiasi kepada para pendonor atas sumbangsihnya selama ini dan menjadikan donor darah sebagai gaya hidup,” ujar Imam.

Musyawarah Kerja (Muker) PMI Provinsi Jawa Tengah, diikuti oleh Ketua dan Sekretaris serta Kepala UTD (Unit Transfusi Darah) PMI Se-Jawa Tengah ini, merupakan agenda tahunan untuk melaporkan pelaksanaan kegiatan tahun 2016 dan perencanaan program tahun 2017.

“Muker tahun ini selain sebagai evaluasi pelaksanaan 2016 dan perencanaan program 2017, juga pemberian penghargaan untuk pencapaian perolehan bulan dana (BD) yang naik lebih dari 20 persen,” jelasnya.

Imam menambahkan, 11 PMI yang mengalami kenaikan BD lebih dari 20 persen adalah Kabupaten Rembang, Kabupaten Purbalingga, Kabupaten Demak, Kabupaten Semarang, Kabupaten Cilacap, Kabupaten Kendal, Kabupaten Klaten, Kabupaten Purworejo, Kabupaten Grobogan, Kabupaten Batang dan Kabupaten Pati.

“PMI Kabupaten Rembang menempati posisi tertingi yang mengalami kenaikan, yakni 126 persen tahun 2015 sebesar Rp 199.224.500 dan tahun ini memperoleh 450.659.100.  Sedangkan PMI Kabupaten Cilacap merupakan yang terbanyak mengumpulkan bulan dana yakni Rp 1.543.863.180,” terang Imam.

PMI Jateng juga telah menyalurkan bantuan saat bencana berupa 490 hygiens kit, 175  terpal, 385 familly kit, 329 baby kit, 180 sarung dan 30 kantong mayat. “Kami juga salurkan bantuan untuk masyarakat Pidie-Aceh sebanyak Rp 327.487.400,” ujarnya. (M. Nashir Jamaludin, PMI Provinsi Jawa Tengah)


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita