Secara simbolis siswa SMKN 2 Kota Tegal menyerahkan buku antologi puisi ke perpustakaan daerah (Foto: Gaharu)
PanturaNews (Tegal) - Siswa SMK Negeri 2 Kota Tegal, Jawa Tengah, menyumbang buku Antologi Puisi yang berisi puisi-puisi karya para siswa, ke Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Tegal, Rabu 18 Januari 2019 kemarin.
Para siswa yang didampingi guru pembimbingnya, DR. Yusqon dan lainnya datang diterima Sekretaris Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Tegal, drg Erlina Krisanti, MKes, MSi yang didampingi Slamet Wiluyo. Gerakan memberikan bantuan buku dari para siswa SMK Negeri 2 Kota Tegal, merupakan kali pertama dilakukan.
“Para siswa ini mempelopori gerakan memberikan bantuan buku ke perpustakaan, dan mudah-mudahan diikuti siswa lain dari sekolah-sekolah lainnya yang ada di Kota Tegal,” ujar Erlina bangga.
Dikatakan Slamet Wiluyo yang akrab disapa Wilu, dengan adanya gerakan para siswa menyumbang buku, apalagi buku itu adalah karya para siswa sendiri, akan membuat perpustakaan semakin hidup. Bantuan buku itu akan menambah fasilitas perpustakaan semakin lengkap dan berwarna.
“Bantuan buku dari para siswa SMKN 2 Kota Tegal, apalagi buku yang disumbangkan itu adalah karya sendiri, merupakan kali pertama terjadi. Ini kerja sama dan ide yang baik dari kalangan pendidikan,” tutur Wilu.
Sementara guru pembimbing di SMK Negeri 2 Kota Tegal, DR Yusqon, MPd mengatakan bahwa gerakan literasi SMKN 2 Kota Tegal, adalah sebagai perwujudan siswa memberdayakan perpustakaan. Bukan hanya memberdayakan perpustakaan di sekolahnya, tapi memberdayakan perpustakaan daerah.
“Dengan apa yang dilakukan para siswa, kami ingin memangkas pandangan bahwa perpustakaan bukan hanya sebagai gudang buku saja. Tapi sebuah perpustakaan mampu memberdayakan siswa untuk berkarya,” tutur DR Yusqon yang lebih dikenal banyak mendirikan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) di beberapa tempat, termasuk TBM Sakila Kerdi di Terminal Kota Tegal.
Lebih lanjut dikatakan, untuk mensukseskan gerakan siswa menyumbang buku, dia dengan guru-guru lainnya memulai dengan slogan Angka 1, yakni memangkas perpustakaan sebagai gudang buku dan tempat membaca saja, tapi tempat untuk memberdayakan siswa untuk berkarya. Perputakaan akan menjadi mitra untuk menjamin mutu pendidikan.
“Untuk pengembangan gerakan ini, kami akan menggelar lob abaca puisi. Puisi yang dibacakan pada lomba, yaitu puisi-puisi yang ada di buku Antologi Puisi siswa SMKN 2 Kota Tegal,” terang Yusqon.
Dijelaskan dia, puluhan buku Antologi Puisi yang disumbangkan ke Perpustakaan Kota Tegal, berisi 30 judul puisi karya siswa SMK Negeri 2 Kota Tegal. Buku Antologi Puisi yang dicetak 1000 eksemplar itu, dilaunching bertepatan dengan Hari Guru beberapa waktu lalu.
Siswa SMKN 2 Kota Tegal yang secara simbolis menyerahkan sumbangan buku ke Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Tegal, Indah Setyani dan Maulidah, merasa bangga dengan diterbitkanya Buku Antologi Puisi karyanya dan teman-teman lainnya.
“Kami sangat bangga, apalagi buku yang memuat karya-karya kami terpajang di perpustakaan daerah. Karya-karya kami akan dibaca banyak orang, dan tentu saja dibaca siswa-siswa dari sekolah lain. Semoga apa yang kami lakukan, juga akan dilakukan teman-teman lainnya,” harap Indah Setyani yang diamini Maulidah.