PanturaNews (Brebes) - Jika sebelumnya, dua dari tiga orang kuli bangunan dilarikan ke Rumah Sakit Dedy Jaya Brebes, akibat tersengat listrik tegangan tinggi, saat sedang membangun bangunan di salah satu bank di Jalan Diponegoro, Brebes, Jumat 13 Januari 2017.
Kini, tiga orang petani tersambar petir saat sedang berteduh di gubuk tengah sawah Desa Kluwut, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Sabtu 14 januari 2017.
Diketahui, ketiga korban tersambar petir itu, masing-masing bernama Caswan (28), asal Desa Rungkang Kecamatan Losari, Ahmad Yani (40), dan Sugiyono (26), asal Desa Kluwut, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun PanturaNews.Com di lokasi kejadian menyebutkan, satu dari tiga korban tersambar petir itu tewas, yakni bernama Caswan (28), asal Desa Rungkang Kecamatan Losari.
Sementara dua korban selamat, yakni Ahmad Yani (40), mengalami luka dibagian sela jari kaki kanan dan pendengaran berkurang, namun dalam keadaan sadar.
Sedangkan, Sugiyono (26), mengalami sesak nafas dan kaki kiri sulit digerakan, juga dalam kondisi sadar. Kedua korban itu, kini dalam penanganan medis di Rumah Sakit Bakti Asih Brebes. Sementara, Caswan (28), korban tewas berada di ruang jenazah rumah sakit setempat.
Salah seorang saksi mata,Wasmo (25), mengatakan, kejadian tersebut bermula saat hujan turun cukup deras, kemudian korban berteduh digubuk persawahan sambil nunggu hujan reda.
"Akan tetapi, begitu berteduh tiba tiba ada petir dan langsung menyambar gubuk dan langsung mengenai ketiga korban. Kejadiannya sekitar pukul 13.30 WIB," ujar petani asal Desa Rungkang, yang saat kejadian tidak jauh dari lokasi kejadian.
Saat ini, kasus tiga orang petani tersambar tersebut sedang dalam penangan Kapolre Polres Brebes, melalui Kapolsek Bulakamba, AKP Harti.