Selasa, 30/08/2016, 10:11:48
Kontingen Jamnas Dielu-Elukan bak Pahlawan
-Laporan Takwo Heriyanto

Narjo menyematkan pin tanda ikut serta Jamnas 2016 pada puncak peringatan Hari Pramuka (Foto: Takwo Heryanto)

PanturaNews (Brebes) - Puncak peringatan Hari Pramuka (Harka) ke-55 tingkat Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, menjadi peristiwa bersejarah. Karena di tengah peringatan tersebut, kontingen Jambore Nasional (Jamnas) Kwartir Cabang Brebes dieluk-elukan oleh teman-temannya, ibarat pahlawan yang baru pulang dari medan perang.

Apalagi ketika mereka tampil memperagakan yel-yel pramuka, mendapat sambutan hangat dari peserta upacara. Penampilan mereka sangat anggun dan berwibawa dengan pakaian pramuka yang lengkap dan gerak langkahnya yang tegap.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Brebes, Narjo SH menyematkan pin tanda ikut serta (tiska) Jamnas 2016 kepada 32 peserta dari Brebes dan 8 orang pembina pendamping serta pimpinan kontingen.

“Selamat ya, adik-adik telah mengharumkan nama baik Brebes lewat pramuka,” ucap Narjo sembari menyematkan pin tiska.

Upacara puncak harka dipusatkan di lapangan PG Kersana, kecamatan Kersana Brebes. Wakil Bupati Brebes Narjo selaku wakil ketua majelis pembimbing cabang bertindak sebagai pembina upacara dengan membacakan sambutan ketua kwarnas Adhyaksa Dault.

Kakwarnas berpesan kepada seluruh anggota pramuka untuk selalu meningkatkan pembangunan karakter bangsa menjadi fokus bangsa kita, kini dan kedepan. Pembangunan sumber daya manusia harus sejalan dengan pembangunan fisik, karena kunci keberhasilan pembangunan bangsa terletak pada sumber daya manusia yang berkualitas.

“Ketika Indonesia memperingati 100 tahun kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2045, diantara anggota aktif pramuka yang tersebar di berbagai pelosok tanah air akan menjadi pemimpin negeri ini,” ucap Kakwarnas.

Untuk itu, saya mengharapkan betul kepada seluruh jajaran pramuka utamanya anggota dewasa baik sebagai majelis pembimbing, andalan, pelatih, pembina, pamong saka maupun instruktur untuk merapatkan barisan bekerja sama secara sinergis untuk mempercepat mewujudkan kaum muda indonesia yang berkepribadian baik, berkarakter, berwatak, handal dalam berpikir dan bertindak, serta memiliki jiwa bela negara.

Kita sangat prihatin dengan situasi terkini yang merupakan ancaman bagi kaum muda negeri ini seperti makin maraknya konsumsi minuman keras, tingginya prevalensi merokok pada usia muda, kejahatan seksual yang makin banyak melibatkan kaum muda, rendahnya rasa hormat kaum muda kepada orang tua; serta berbagai dampak situasi sosial budaya dan ekonomi yang kurang kondusif lainnya. Ancaman ini tentu menjadi tanggung jawab semua komponen bangsa termasuk gerakan pramuka.

Gerakan pramuka yang kini berusia 55 tahun tentu tidak sama suasana dan kondisinya ketika dilahirkan. Perlu rebranding pramuka baru yang diminati kaum muda. Pramuka hendaknya dapat mengikuti perkembangan zaman dan tidak terkesan kuno dalam era komunikasi digital dewasa ini.

Pramuka harus dapat menangkap penomena ini dalam era kebebasan berkomunikasi. Sebagian besar adik- adik kita merupakan generasi cyber yang online setiap saat yang selalu update statusnya dan mengungkapkan kondisi secara realtime dalam media sosial. “Pramuka baru harus keren, gembira, asyik, dan menyenangkan,” tandasnya.

Ketua Kwarcab Brebes H Emastoni Ezam menjelaskan, selain upacara, juga pramuka peduli berupa donor darah, bakti lingkungan, siaran pramuka, tabur bunga, pameran pramuka, dan bazaar pramuka, serta Estafet Tunas Kelapa.

“Perkemahan juga digelar diberbagai 17 Kwartir Ranting se Kabupaten Brebes,” pungkasnya.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita