Para Satgas TMMD bahu-membahu berkerja memperbaiki jalan di Desa Kepunduhan (Foto: PendimTegal )
PanturaNews (Tegal) - TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-96 Kodim 0712/Tegal, memiliki target sasaran fisik maupun non fisik yang harus dicapai dalam waktu satu bulan penuh. Dengan waktu itu, semua pekerjaan dilakukan dengan semangat penyelesaian tepat waktu.
Demikian dikatakan Danki SSK, Lettu Inf Sudirman saat di temui di lokasi TMMD di Desa Kepunduhan, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, kemarin.
Menurutnya, kegiatan TMMD melibatkan berbagai instansi lintas sektoral baik TNI, Polri, Pemerintah Daerah dan masyarakat. Untuk sasaran non fisik yaitu berbagai sosialisasi kepada masyarakat tentang Wawasan Kebangsaan, serta menumbuhkan kembali semangat Nasionalisme, kesehatan, pertanian, pelestarian hutan, budidaya peternakan, bintal kejuangan, bintal rohani dan penyalahgunaan Narkoba.
“Untuk sasaran fisik meliputi pembangunan dan rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), Pengurugan jalan makadam, pengerasan jalan dan pengaspalan jalan,” terang Lettu Inf Sudirman.
Sementara itu Komandan Kodim (Dandim) 0712/Tegal, Letkol Inf Hari Santoso, S.Sos saat meninjau lokasi TMMD menjelaskan, bahwa berbagai pembangunan fisik maupun non fisik saat ini tengah dikerjakan. Pengerjaan yang melibatkan unsur TNI, Polri, Pemerintah Daerah dan masyarakat.
“Berbagai pembangunan infrastruktur maupun pengembangan Sumber Daya Manusia, diharapkan dapat menjadi pemicu akselerasi pembangunan di daerah,” tutur Dandim Tegal.
Selain itu, menurut Dandim, dengan adanya TMMD ini dapat meningkatkan Kemanunggalan TNI dan Rakyat. Dalam kegiatan, dapat dilihat secara langsung di lapangan keakraban serta kekompakan, dapat dirasakan secara langsung baik antar anggota TNI maupun rakyat secara bahu membahu menyelesaikan pembangunan infrastruktur.
“Bahkan sebagian besar anggota TNI yang terlibat dalam TMMD tinggal di rumah-rumah warga. Hal tersebut mencerminkan keharmonisan serta Kemanunggalan TNI dengan Rakyat,” ungkap Letkol Inf Hari Santoso.