Salah satu pejabat tandatangan berita acara pelantikan dihadapan Bupati Brebes di kantor BKD Brebes (Foto: Takwo Heriyanto)
PanturaNews (Brebes) -Direktur RSUD Bumiayu yang dijabat oleh drg. Rozikin, kini digantikan oleh dr Ali Budiarto, yang semula sebagai dokter Muda di Dinas Kesehatan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes, Jawa Tengah. Sementara, drg. Rozikin sendiri, kini menjadi Dokter Gigi Madya di Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes.
Pergantian jabatan pada Direktur RSUD Bumiayu itu, terungkap saat pelantikan puluhan pejabat di jajaran Pemkab Brebes yang dilaksanakan di Aula Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Brebes, Jumat 11 Maret 2016.
Selain Direktur RSUD Bumiayu, sebanyak 47 pejabat eselon II, III dan IV yang melaksanakan mutasi serta rotasi jabatan tersebut. Pejabat eselon II yang ikut dalam gerbong mutasi dan rotasi itu meliputi, Kepala Bappeda Pemkab Brebes, Djoko Gunawan yang digeser menjadi Kepala Dinas Pengelolaan Pendapatan dan Keuangan Daerah (DPPKD) Pemkab Brebes, menggantikan Diding Setiadi.
Sedangkan Diding Setiadi, kini menjabat Staf Ahli Bupati. Sementara jabatan Kepala Bappeda Pemkab Brebes, kini diisi Angkatno yang semula menjabat Staf Ahli Bupati. Sedangkan pada jajaran Pejabat Eselon IV yang ikut dilantik terdapat nama antara lain Dian Kurnianto, S.Sos yang semula menjabat Kasubag Protokol dilantik sebagai Kasubag Rumah Tangga Bagian Umum Setda Brebes.
Kemudian, Agus Siswanto yang semula sebagai Kasubag Sandi dan Telekomunikasi, menduduki jabatan baru sebagai Kasi Diseminasi dan Kemitraan Media pada Dinas Perhubungan Kabupaten Brebes.
Hal itu berdasarkan Surat Keputusan (SK) Nomor 821.2/173 Tahun 2016 tentang pemberhentian/pengangkatan dalam jabatan struktural eselon II.b, dan SK Nomor 821.2/173 Tahun 2016 tentang pemberhentian/pengangkatan dalam jabatan struktural eselon III dan IV jabatan Fungsional di lingkungan Pemkab Brebes.
Bupati Brebes, Idza Priyanti dalam sambutannya meminta kepada semua pejabat yang telah dilantik, untuk bekerja lebih baik dan mampu melaksanakan program Revolusi Mental yang sedang digalakan oleh Pemerintah Pusat. Dengan demikian, segala tugas yang dijalankan bisa terselesaikan, dan pelayanan kepada masyarakat dapat dijalankan secara maksimal dengan hasil baik dan memuaskan.
Terkait dengan pergantian Direktur RSUD Bumiayu itu, menurut Bupati, tidak ada kaitanya dengan gejolak yang sempat melanda di internal RSUD Bumiayu beberapa waktu lalu. Pergantian direktur tersebut murni upaya Pemkab Brebes melakukan penyegaran, agar meningkatkan kinerja aparatur dan pelayanan kepada masyarakat.
"Ini murni penyegaran sebagai upaya meningkatkan pelayanan masyarakat, tidak ada hubungannya dengan persoalan yang sempat ramai di internal RSUD Bumiayu. Kejadian itu juga tidak menjadi pertimbangan dalam perggantian ini," tegas Bupati Brebes.