Bupati Brebes, Hj Idza Priyanti menyerahkan piala kepada para juara Lomba Cipta Menu (Foto: Takwo Heriyanto)
PanturaNews (Brebes) - Dengan mengantongi nilai 766, Tim PKK dari Desa Singdangheula, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, berhasil menjadi juara 1 dalam Lomba Cipta Menu (LCM) beragam, bergizi, seimbang dan aman (B2SA) tingkat Kecamatan Banjarharjo.
Dengan demikian, PKK Sindangheula berhasil mengalahkan 24 tim lainnya dari 25 desa yang ikut lomba dalam rangka hari jadi ke-388 Kabupaten Brebes.
Sementara Juara 2 diraih PKK Desa Dukuhjeruk (731), dan juara 3 PKK Desa Karangmaja (727) pada lomba yang digelar di Aula Kecamatan setempat, Jumat 19 Februari 2016.
“Tim PKK Desa Sindangheula telah memenuhi kriteria penilaian terbaik dalam menciptakan menu yang beragam, bergizi, seimbang dan aman yang terdiri dari berbagai bahan non beras dan terdapat di sekitar rumah,” kata Ketua Dewan Juri, Abdul Kholid.
Selain itu, lanjut Kholid, dalam menyajikan cukup rapi. Dalam artian antara bunga-bunga hias sebagai penarik selera makan tidak terlalu banyak. “Yang diutamakan adalah menunya, bukan hiasan bunga yang menyertainya,” terangnya.
Bupati Brebes, Hj Idza Priyanti SE yang membuka acara tersebut sangat bangga dengan kreatifitas dari para ibu PKK dalam menciptakan menu makanan. Terciptanya menu makanan bukan bermaksud untuk menjadi pedagang makanan. Tetapi dengan makanan yang beragam, bergizi, seimbang dan aman akan membawa kesejahteraan dan keharmonisan di dalam keluarga.
“Seorang wanita harus pandai-pandainya memasak agar suami dan anak-anak betah makan di rumah dan menjadikan makanan tersebut barokah,” kata Idza.
Kabupaten Brebes yang memiliki daerah gunung, dataran dan lautan mengandung berbagai macam panganan lokal. Dari ikan, jagung, kedelai, umbi, kentang dan lain-lain sangat melimpah ruah.
“Kita harus pandai-pandai berinovasi agar menjadi panganan yang modern meskipun bahan bakunya lokal,” ucap Bupati.
Idza juga berharap kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam mengembangkan sumber daya lokal. “Saya menghimbau agar kita dapat memanfaatkan lahan pekarangan rumah kita yang masih kosong, untuk menanam beberapa jenis tanaman yang bermanfaat, untuk menggantikan beras sebagai makanan pokok,” ajaknya.