Ilustrasi
PanturaNews (Brebes) - Warga Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, dikagetkan dengan suara dentuman keras yang dikeluarkan Gunung Slamet, Jumat 13 Maret 2015 sore. Pada bulan September 2014, Gunung Slamet terus mengluarkan dentuman.
Gunung Slamet saat itu melontarkan lava pijar 137 kali selama 12 jam sejak Rabu 10 September 2014 pukul 18.00, hingga Kamis 11 September 2014 pukul 06.00 WIB. Ketinggian lava mencapai 700 meter dari puncak kawah. Sebelumnya, ketinggian lontaran lava Gunung Slamet maksimal hanya sekitar 500 meter.
"Saya kaget dikira suara petir, tapi ternyata bukan karena disini sedang terang dan tidak hujan. Itu suara dari Gunung Slamet sepertinya," ujar Agus, warga Saditan, Kelurahan Brebes.
Diketahui, setelah relatif tenang sejak diturunkan statusnya ke level Waspada sejak Senin 5 Januari 2015, Gunung Slamet kembali mengeluarkan suara dentuman keras hari ini.
Agus mengaku mendengar satu kali suara dentuman keras. Padahal, di sekitar wilayahnya tidak terjadi peristiwa apa-apa.
Namun demikian, tidak hanya dirinya yang mendengar suara tersebut, melainkan juga warga di Desa Pulolampes, Kecamatan Bulakamba, Brebes, yang berjarak lebih dari 50 kilometer dari Gunung Slamet juga mendengar suara dentuman keras.
"Warga Desa Pulolampes juga banyak mendengar dentuman satu kali," tuturnya.