Ilustrasi
PanturaNews (Brebes) - Sebanyak 20 Anak Buah Kapal (ABK) dari 21 warga Indonesia hilang di Kepulauan Falkland, Inggris Raya, sekitar Samudera Atlantik, pada 26 Februari 2015 lalu. Sebanyak 13 ABK Hsiang Fu Chuen itu berasal dari berbagai daerah di Jawa Tengah, dan lima diantaranya asal Kanupaten Brebes yakni Saefudin, Hendra Oriyanto, Jamal, Taryono, dan Muhammad Rahman Gurling.
Lima orang ABK asal Kabupaten Brebes yang ikut menjadi korban dihilangnya kapal ikan Hsiang Fu Chun berbendera Taiwan di perairan Atlantik itu, teridentifikasi alamat keluarga di kampung halamannya. Hal itu menyusul data yang diterima Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Pemkab Brebes dari BNP2TKI.
"Data lengkap sudah kami terima, dan petugas kami kini sedang berkeliling memberitahukan kepada keluarga ABK tersebut," ujar Kepala Bidang (Kabid) Penempatan Dinsosnakertrans Pemkab Brebes, Bambang Mahanani, Kamis 12 Maret 2015.
Menurutnya, kelima ABK yang menjadi korban kapal berbendera Taiwan itu meliputi Saefudin, warga RT 3/ RW 2 Desa Kemiriamba Kecamatan Jatibarang, Jamal warga Desa Negla Kecamatan Losari dan Taryono warga Desa Randusari Kecamatan Losari. Kemudian, MR Gurling warga Desa Jubang Kecamatan Bulakamba dan Hendra Oriyanto warga Kecamatan Salem.
"Hari ini kami telah menyebar petugas untuk memberitahukan kepada para keluarga korban di alamat tersebut," katanya.
Dia mengatakan, selain memberitahu keluarga korban, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan BNP2TKI untuk mengetahui perkembangan informasi terkait para korban tersebut.