Sabtu, 11/10/2014, 08:01:26
Walikota Jemput Jamaah Haji Kota Tegal Kloter 3
-Laporan SL Gaharu

Walikota Tegal menyalami jemaah haji Kota Tegal di Asrama Haji Donohudan Boyolali (Foto: Humas)

PanturaNews (Tegal) - Walikota Tegal Hj. Siti Masitha Soeparno beserta Wakil Walikota Tegal Drs. HM Nursholeh MMPd menjemput langsung jamaah haji Kota Tegal yang masuk dalam Kelompok Terbang (Kloter) 3, di Asrama Haji Donohudan Boyolali, Sabtu 11 Oktober 2014 pagi.

Jamaah haji Kloter 3 berjumlah 374 orang, terdiri dari jamaah haji Kota Tegal 202 orang dan Kabupaten Brebes sebanyak 168 orang. Sementara sebanyak 78 jamaah haji Kota Tegal yang tergabung dalam kloter 4 bersama Kota Pekalongan, direncanakan akan tiba di Bandara Adi Sumarmo pada Minggu pukul 01.20 WIB dan akan tiba di Kota Tegal pada minggu siang.

Setelah sampai di Gedung Muzdalifah Asrama Haji Donohudan Boyolali, rombongan haji diserahterimakan dari Sekretaris Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Solo, Drs H Nurudin MM kepada Walikota Tegal. Nurudin memberikan ucapan selamat datang dan mendoakan jamaah semoga ibadah haji diterima dan memperoleh predikat haji yang mabrur, sehingga meningkatkan iman dan takwanya kepada Allah SWT.

“Dengan ucapan bismillahirohmanirrohim, jamaah haji dari Kota Tegal dan Kabupaten Brebes kami serahkan sebanyak 9 rombongan dengan rincian 5 rombongan dari Kota Tegal dan 4 rombongan dari Kabupaten Brebes,” ungkap Nurudin. Sebelumnya Nurudin

Walikota Tegal dalam sambutannya menyebut jamaah haji adalah orang-orang yang sangat beruntung karena dapat menjadi tamu Allah SWT, dan kini telah kembali dengan selamat di tanah air, menyandang gelar haji dan hajjah. “Lengkap sudah menunaikan seluruh 5 rukun Islam,” ungkap Walikota.

Walikota juga memberi saran kepada jamaah haji yang telah menunaikan ibadah haji agar cukup satu kali menunaikan ibadah haji seumur hidup, sehingga memberikan kesempatan bagi umat Islam yang lain untuk menunaikan ibadah haji.

“Saya atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Tegal mengucapkan terima kasih dan penghargaan atas segala upaya dalam menyukseskan penyelenggaraan ibadah haji. Kepada semua pihak yang telah membantu dan berperan serta atas kelancaran penyelenggaraan ibadah haji  Kota Tegal, khususnya kepada Kantor Kementrian Agama Kota Tegal selaku penyelenggara ibadah haji Kota Tegal,” ungkap Walikota.

Usai memberikan serah terima jamaah, Walikota menyapa dan mempersilakan para jamaah untuk naik bis yang membawa rombongan ke Kota Tegal. Ada 5 bus yang membawa jamaah haji dengan pengkawalan dari Patwal Polresta Tegal beserta satu ambulans dari Puskesmas Margadana dan penutup konvoi mobil Patroli Satpol PP Kota Tegal.

Kepulangan Kloter 3 mengalami keterlambatan hingga 6 jam dari jadwal . Sebelumnya dua kloter yakni Kloter 1 dan 2 dari Kabupaten Brebes juga mengalami keterlambatan. Kloter 3 dengan penerbangan GA 6701 sesuai jadwal tiba di Bandara Adi Sumarmo Solo pukul 21.20 WIB tetapi kenyataannya baru tiba pukul 03.22 WIB. Sementara kloter 1 sesuai jadwal tiba pada pukul 09.30 WIB baru sampai pukul 14.58 WIB, sedangkan kloter 2 baru tiba pukul 22.10 WIB dari pukul 13.20 WIB yang dijadwalkan.

“Keterlambatan diakibatkan salah satunya karena di Bandara Jedah pemeriksaan barang bawaan jamaah haji terlalu ketat. Selain itu, kepulangan kloter ini merupakan penerbangan perdana, sehingga penerbangan terlalu pada disana,” jelas Kasubag Humas (PPIH) Embarkasi Solo, Badrus Salam.

Rombongan jamaah haji Kota Tegal berangkat dari Asrama Haji Donohudan Boyolali sekitar pukul 05.50 WIB menuju Kota Tegal. Rombongan sempat beristirahat di salah satu rumah makan di Kendal sekitar pukul 08.30 WIB sampai 09.30. Rombongan baru tiba di Pendopo Ki Gede Sebayu Kota Tegal pukul 12.40 WIB. Usai tiba di Pendopo, keluarga langsung menyambut jamaah haji. Banyak dari mereka yang haru dan senang dengan saling berpelukan dan menangis karena dapat berkumpul kembali dengan keluarga dalam keadaan sehat wal afiat.

Dari 202 jamaah haji Kota Tegal yang masuk dalam Kloter 3 ada 3 orang yang mengalami sakit. Salah satunya bahkan terpaksa di rujuk ke RSUD dr Mawardi Solo untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Jamaah yang dirujuk atas nama Hj. Nurilah (70) warga Jl Arum Indah 5 RT 06 RW 10 Randugunting Tegal Selatan Kota Tegal.

Jamaah menderita Chronic Renal Failure (CRF) atau gagal ginjal. Sudah sakit sejak lama sebelum berangkat haji. Jamaah dirujuk ke RS Mawardi karena sudah jadwalnya untuk dilakukan cuci darah,” ungkap dr Emmy H, Petugas Medik Mobil Ambulans Puskesmas Margadana yang didampingi salah seroang perawat, Winarko.

Sementara salah seorang jamaah bernama H. Wahud (67) warga RT 01 RW 01 Kaligangsa Margadana terpaksa dibawa mengunakan Ambulans dari Asrama Haji Donohudan menuju Kota Tegal karena sakit patah tulang. “Patah tulangnya karena kecelakaan sebelum berangkat naik haji,” ungkap dr. Emmy.

Sedangkan salah seorang bernama Hj. Yeti Kurnia Hayati (48) warga Gg. Anilo Jl Perintis Kemerdekaan Slerok Tegal Timur mengalami dehidrasi. Disebutkan dr Emmy, Hj. Yeti sudah ditangani oleh petugas kesehatan di Klinik Asrama Haji Donohudan sejak tiba disana karena panas menggigil karena alami dehidrasi. “Setelah dirawat di Klinik, jamaah ini bisa pulang naik bus ikut rombongan sampai Tegal,” tutur dr Emmy. (HumasdanProtokolSetdaKotaTegal)


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita