Besok, Dewi Aryani Bentuk Koperasi untuk Kader PDIP Kota Tegal
Laporan Tim PanturaNews
Selasa, 13/10/2020, 11:42:33 WIB

Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Dr. Hj. Dewi Aryani, M.Si.

PanturaNews (Tegal) - Setelah di Kabupaten Tegal, anggota Komisi IX DPR RI, Dr. Hj. Dewi Aryani, M.Si akan membahas progres pembentukan koperasi umum yang pengurus dan anggotanya adalah kader, simpatisan partai dan masyarakat umum di Kota Tegal, Jawa Tengah, Rabu 14 Oktober 2020 besok siang.

Pembahasan pembentukan koperasi akan dilakukan di DPC PDI Perjuangan Kota Tegal, bersamaan kegiatan reses dan memberikan banyak bantuan program serta rapid test untuk seluruh pengurus DPC dan PAC.

“Selain konsolidasi struktural, saya juga akan memberikan bantuan untuk renovasi makam salah satu tokoh di Kota Tegal,” ujar Dewi Aryani yang akrab disapa DeAr, Selasa 13 Oktober 2020.

Dikatakan politisi PDI Perjuangan dari Dapil Jawa Tengah IX yang meliputi Kota dan Kabupaten Tegal, Kabupaten Brebes ini, koperasi nantinya menjadi induk dari semua Unit Usaha di masing-masing PAC PDI Perjuangan di empat kecamatan di Kota Tegal.

“Program usaha yang telah saya disiapkan berupa usaha kuliner minuman kopi kekinian dengan brand Samudra Cinta dan fried chicken dengan brand D”Chicken,” terang Dewi Aryani.

Menurutnya, Samudra Cinta memiliki filosofi rejekinya seluas samudra dan melayani dengan penuh cinta. Seluruh bahan baku nantinya akan di kelola oleh koperasi yang rencananya bernama Koperasi Kawulo Marhaen yang di kelola pengurus DPC PDI Perjuangan Kota Tegal.

“Ini merupakan langkah konkrit dalam memberikan kail usaha untuk para kader dan masyarakat. Pendanaan akan kami lakukan bergotong royong bersama,” tutur Dewi Aryani.

Sistem usaha ini, jelas Dewi Aryani, merupakan franchise sehingga masyarakat umum nantinya bisa pula mendapatkan program usaha ini, namun tetap melalui Koperasi Kawulo Marhaen.

“Program ekonomi kerakyatan ini akan menjadi langkah pelopor dalam meningkatkan pendapatan kader, serta membantu pemerintah dalam menyelesaikan masalah peluang usaha dan kerja yang saat ini sedang menurun akibat pandemi Covid 19,” pungkas Dewi Aryani.