Pemkab Brebes Upayakan Peningkatan Pasar Tradisional
LAPORAN ZAENAL MUTTAQIEN
Rabu, 09/09/2020, 16:51:23 WIB

Bupati Brebes Hj Idza Priyanti melakukan pemotongan untaian kembang melati saat peresmian Pasar Winduaji. Bupati menemui beberapa pedagan dan berdialog (Foto: Zaenal Muttaqin)

PanturaNews (Brebes) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes, Jawa Tengah, akan terus mengupayakan peningkatan pasar tradisional. Pasalnya, selama ini pasar tradisonal selain menjadi salah satu pendapatan asli daerah (PAD) juga banyak membantu meningkatkan kesejahteraah bagi warga.

"Kita akan terus dorong agar pasar tradisional makin maju dan banyak dikunjungi warga untuk memenuhi kebutuhan," kata Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH saat memberikan sambuatan pada acara peresmian dan syukuran Pasar Winduaji di Desa Winduaji, Kecamatan Paguyangan, Rabu 09 September 2020.

Menurut Bupati, pasar tradisional lebih diminati oleh pembeli, karena selain harganya lebih murah juga pedagangnya ramah-ramah dan memiliki semangat kebersamaan serta kegotong-royongan.

"Biasanya masyarakat di desa lebih senang belanja di pasar tradisional, selain murah juga susana kegotong-royongan lebih terasa," katanya.

Dikatakan, Pemkab Brebes akan terus mendorong peningkatan pasar tradisonal, diantaranya mengupayakan peningkatan fisiknya melalui bantuan anggaran baik dari SPBD maupun dari pemerintah pusat.

"Kita akan terus bantu agara pasar tradisional dapat maju dan pembelinya betah sehingga pedagangnya juga makin maju," ucap Idza.

Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan KUMP) Kabupaten Brebes Zaenudin mengatakan, sebelumnya telah dilakukan pembangunan Pasar Winduaji dengan biaya sebesar Rp 1,8 Milyar. Pembangunan pasar didanai dari Dana Alokasi Umum (DAU) pemerintah pusat tahun 2018 lalu.

"Pembangunan sudah dilakukan pada tahun 2018 lalu dan baru hari ini dilakukan syukuran oleh pedagang," katanya.

Melalui bantuan DAU tersebut telah terbangun Pasar Winduaji dengan 23 kios dan 90 los. Pembangunan dilakukan di bagian belakang, selanjutnya masih akan diupayakan untuk pembangunan di bagian depan sekitar 139 los dan kios lagi.

"Ini baru yang di belakang, nantinya di depan juga akan dibangun untuk dapat memenuhi kebutuhan los dan kios," ungkap Zaenudin.

Diungkapkan, saat ini ada 20 pasar tradisional yang dikelola oleh Pemkab Brebes dan tersebar di beberapa kecamatan. Dari pasar-pasar tradisonal tersebut tiap tahunnya menyumbangkan pendapatan bagi Pemkab Brebes sebesar Rp 6 Milyar.

Peresmian Pasar Winduaji ditandai dengan pemotongan untaian bunaga melati. Bupati Idza Priyanti juga sempat menemui beberapa pedagang pasar dan berdialog.