LSM Pakem dan GPM Kota Tegal Bagi Bingkisan Kepada Anak Yatim
Laporan Tim PanturaNews
Senin, 24/08/2020, 12:16:07 WIB

Ketua LSM Pakem Kota Tegal, Budi Sutarno membagikan bingkisan kepada anak yatin dan piatu dalam memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharam 1442 H. (Foto: Gaharu)

PanturaNews (Tegal) - Melakukan aksi-aksi nyata sosial dan kemanusiaan seperti menyantuni anak yatim, membagikan ponggol gratis, menyantuni orang jompo, mengatasi persoalan pendidikan, adalah tanggung jawab bersama, termasuk organisasi sosial.

Hal itu dikatakan Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Pendidikan dan Kesejahteraan Masyarakat (LSM Pakem) Kota Tegal, Budi Sutarno pada pembagian bingkisan kepada 50 anak yatim piatu di Jalan Kates Nomor 29 Kota Tegal, Jawa Tengah, Minggu 23 Agustus 2020 sore.

“Kegiatan sosial rutin ini digelar dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharam 1442 H. Selama masa pandemi Covid-19, kami menyalurkan berbagai bantuan untuk meringankan beban masyarakat,” ujar Budi Sutarno yang akrab disapa BS.

Dijelaskan Budi Sutarno, pada kegiatan sosial kali ini, LSM Pakem kerja sama dengan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM) Kota Tegal, dengan pendanaan atas bantuan para donatur.

“Kepada masyarakat kurang mampu, jika ada anaknya punya permasalahan di sekolah, LSM Pakem dan GPM siap bergerak menyelesaikan. Untuk itu, kami selalu penampung keluhan dan pengaduan masyarakat,” tutur Budi Sutarno yang juga Ketua DPC GPM Kota Tegal.

Sementara Sekretaris GPM Kota Tegal, Donald David mengatakan pemberian bingkisan sembako kepada 50 anak yatim piatu pada peringatan tahun baru Islam ini, bisa membuat anak-anak yatim senang.

“Mudah-mudahan bantuan ini dapat bermanfaat. Di masa pandemi Covid-19 sekarang ini, kami mengajak seluruh masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan,” ujar David.

Pada akhir acara, Ustad Tursidi yang memimpin doa, mengajak para anak yatim piatu dan masyarakat Kota Tegal, berdoa bersama agar penyebaran virus corona cepat berakhir.

“Mari kita berdoa bersama agar virus corona cepat hilang dari muka bumi ini,” ajak Tursidi.