PDI Perjuangan, Minta Polri Usut Tuntas Pembakar Bendera Partai
LAPORAN JOHARI
Kamis, 02/07/2020, 23:03:04 WIB

Ketua DPC PDI Perjuagan Edy Suripno bersama kader PDIP berorasi minta Polri usut pembakar bendara PDI Perjuangan. (Foto: Dok/Johari)

PanturaNews (Tegal) – Ribuan kader dan simpatisan PDI Perjuangan Kota Tegal, Jawa Tengah geruduk Mapolres Tegal Kota, menuntut agar kepolisian mengusut dan menangkap pelaku pembakar bendera PDI Perjuangan untuk diproses secara hukum, Kamis 02 Juli 2020.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Tegal, H Edy Suripno menegaskan bahwa DPC PDI Perjuangan Kota Tegal senantiasa tegak lurus terhadap sikap dan intruksi ketua umum Hj Megawati Soekarno Putri, untuk merapatkan barisan, agar pembakaran bendera PDI Perjuangan menempuh jalur hukum.

“Hari ini kami minta pihak kepolisian untuk mengusut tuntas pelaku pembakaran PDI Perjuangan,” tegas Uyip panggilan Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Tegal  H.Edy Suripno, Kamis 02 Juli 2020.

Menurutnya, PDI Perjuangan adalah partai yang sah, bukan PKI. PDI Perjuangan adalah partai yang didirikan dan dicintai rakyat. Dari waktu ke waktu mengabdi kepada rakyat, dengan sejarah panjang dalam memperjuangkan hak demokrasi rakyat meskipun konsekuensinya  di kuyo-kuyo, dipecah belah dan puncaknya peristiwa penyerangan kantor partai pada tanaggal 27 Juli 1996.

“PDI Perjuangan adalah partai yang sah dan diakui undang-undang,” ujarnya.

PDI Perjuangan akan terus mengobarkan semangat perjuangan bagi dedikasi partai untuk rakyat, bangsa dan Negera Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Atas dasar tersebut PDI Perjuagan menegasakan tidak pernah berkeinginan untuk memecah belah bangsa, sebab PDI Perjuangan pengikut Bung Karno yang menempatkan Pancasila sebagai suluh perjuangan bangsa.

“Hari ini PDI Perjuangan berhadapan dengan loyalis-loyalis tahu bulat, yang dadakan pancasilais,” tegas Uyip.

Usai berorasi, kader PDI Perjuangan Rosalina memberikan kue ultah, HUT Bhayangkara ke-74. kepada Kapolres Tegal Kota AKBP Rita Wulandari Wibowo.

Kapolres Tegal Kota AKBP Rita Wulandari Wibowo membenarkan telah  menerima pernyataan sikap, yang disampaikan oleh pendemo. Tentunya pihak Polres akan meneruskan ke Polda Metro Jaya, karena yang menangangani Polda Metro Jaya  dan penyidik sedang bekerja keras. “Alhamdulillah demo berjalan lancar dan tertib, sesuai standar protocol kesehatan,” kata Kapolres.