BI Gelar Pekan Quick Response Code Indonesian Standard
LAPORAN NINO MOEBI
Rabu, 11/03/2020, 23:50:45 WIB

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Tegal, M Taufik Amrozy

PanturaNews (Tegal) - Sesuai dengan Undang- Undang No. 23 Tahun 1999 tentang Bank Indonesia, sebagaimana diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2009, Bank Indonesia adalah Bank Sentral Republik Indonesia, badan hukum dan lembaga negara yang independen yang bertujuan untuk mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah.

Kestabilan Rupiah tersebut mengandung dua aspek yaitu kestabilan nilai mata uang terhadap barang dan jasa yang dicerminkan oleh laju inflasi, serta kestabilan terhadap mata uang negara lain yang dicerminkan oleh nilai tukar.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Tegal, M Taufik Amrozy kepada sejumlah awak media, Rabu 11 Maret 2020 menyampaikan, untuk mencapai tujuan tersebut, Bank Indonesia didukung oleh tiga pilar bidang tugasnya yaitu menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter, mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran dan stabilitas sistem keuangan. Perkembangan alat pembayaran non tunai saat ini telah berevolusi secara pesat seiring berkembangnya ekonomi dan keuangan digital 4.0.

Pada 17 Agustus 2019 Bank Indonesia meluncurkan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) yaitu standar QR yang mengintegrasikan seluruh platform aplikasi pembayaran digital yang diterbitkan oleh seluruh penyedia jasa sistem pembayaran.

Intinya merchant atau pedagang cukup mempunyai satu QR yang dapat menerima pembayaran dari seluruh aplikasi sistem pembayaran digital. Pada peluncuran QRIS tersebut mewajibkan bahwa mulai 1 Januari 2020 seluruh pembayaran digital wajib menggunakan satu kode standart yaitu QRIS.

Salah satu keunggulan QRIS adalah antar platform aplikasi yang dikembangkan perusahaan penyedia jasa pembayaran, baik bank ataupun non-bank sudah saling terhubung dengan mudah, termasuk bank-bank di daerah.

"Dengan QRIS, kita dapat mendorong kemajuan sektor UMKM termasuk koperasi, yang tentunya mempercepat akses keuangan bagi pelaku usaha dimanapun, siapapun dan kapanpun, sehingga membantu peningkatan aktivitas inklusi ekonomi, dimana pelaku usaha tersebut berada," kata M Taufik Amrozy.

Sebagai upaya nyata Bank Indonesia untuk memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, Bank Indonesia secara nasional menggelar Pekan QRIS Nasional yang dilaksanakan secara serentak di 46 Kantor Perwakilan Bank Indonesia yang perhelatannya dimulai pada tanggal 9-15 Maret 2020.

Pekan QRIS Nasional ini ujar Taufik bertujuan untuk memperluas informasi dan edukasi kepada masyarakat serta meningkatkan pengunaan QRIS oleh perusahaan penyedia jasa sistem pembayaran dan merchant.

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tegal akan menyelenggarakan rangkaian Pekan QRIS Nasional ini di berbagai tepat antara lain di universitas, pendidikan menengah, pusat keramaian kota, pasar tradisional dan lainnya sehingga menyentuh semua sektor dan lapisan masyarakat.

"Untuk acara puncaknya yakni Pesta Rakyat yang akan diselenggarakan pada hari Rabu, 11 Maret 2020 bertempat di Alun-Alun Kota Tegal," pungkas Taufik Amrozy.