Problem Perempuan Pada Kariernya
Senin, 13/01/2020, 20:50:24 WIB

PEREMPUAN adalah sosok yang paling istimewa di antara makhluk tuhan lainnya, hal ini karena perempuan memiliki keistimewaan yang lebih dibandingkan makhluk lainnya, kelebihan ini misalnya mengandung dan melahirkan, betapa istimewanya bukan seorang perempuan?

Dia dapat memberikan sebuah kehidupan dengan keistimewaannya tersebut. Selain itu, keistimewaan lain seorang perempuan adalah memiliki surga, umat Islam percaya bahwa surga itu di telapak kaki seorang perempuan yakni seorang ibu.

Perempuan adalah makhluk yang lemah lembut karena dalam bertindak hatilah yang mereka utamakan. Perempuan bisa berubah menjadi sosok yang sangat kuat dan tangguh yang berkebalikan dengan sikap lemah lembutnya, perempuan juga bisa menjadi sosok seorang ayah bagi anak-anaknya jika keadaan menuntut mereka untuk menjadi sosok yang paling kuat.

Dan di masa sekarang perempuan haruslah maju dan tidak tertinggal zaman, perempuan di zaman sekarang dituntut untuk maju dengan maksud untuk mengembangkan dirinya serta mampu menjaga diri mereka dari hal-hal yang tak diinginkan, misalnya saja ketimpangan gender.

Gender sering kali dijadikan permasalahan oleh orang, perempuan itu seharusnya ini dan ini dan tidak boleh ini dan ini, pendapat seperti itu patut dipertimbangkan jika tindakan perempuan melanggar nilai, moral, etika, dan agama.

Perempuan dalam perkembangan dirinya dapat dilihat dari perkembangan kariernya. Karier adalah pekerjaan, seorang perempuan tidaklah salah memiliki pekerjaan asalkan pekerjaan itu tidak mengganggu aktivitasnya yang lain serta tidak melanggar aturan masyarakat yang ada.

Perkembangan perempuan dilihat dari karier dapat dilihat dari seberapa suksesnya dia dalam bekerja, seorang perempuan karier dapat membantu perekonomian keluarganya apalagi jika dia mampu mengatur segala tugasnya selain dari tugas kerjanya. Banyak manfaat menjadi seorang wanita karier selain membantu ekonomi keluarga, namun manfaat ini sering kali dikesampingkan oleh sebagian orang yang nantinya dijadikan problem perempuan pada kariernya.

Problem adalah persoalan atau masalah, problem perempuan pada kariernya sering kali berkaitan dengan kehidupan bermasyarakat dan juga keluarganya. Problem perempuan pada kariernya yang berkaitan dengan masyarakat ini berkaitan dengan budaya masyarakatnya yang beranggapan bahwa tugas perempuan adalah di rumah yakni mengurus keluarga dan rumahnya, budaya seperti ini harusnya sudah hilang di masa kemajuan seperti ini, di mana pada masa ini perempuan di tuntut haruslah maju.

Perempuan memang memiliki tugas utama mengurus rumah dan keluarga, akan tetapi apakah salah jika perempuan juga ingin mengembangkan dirinya? Setiap orang boleh unjuk diri dengan kemampuannya masing-masing begitu pun dengan perempuan, dia bisa menunjukkan kebolehannya dalam kariernya asalkan tidak melalaikan tugas utamanya.

Selanjutnya problem perempuan pada kariernya yang berkaitan dengan keluarga, biasanya ini terjadi kepada perempuan yang sudah berumah tangga, problem ini timbul akibat kepercayaan salah satu anggota keluarga dengan budaya masyarakat yang melarang perempuan bekerja ataupun rasa iri karena kemampuan perempuan dalam kariernya yang lebih unggul dari dirinya, akibatnya timbulnya iri hati sehingga muncul larangan bagi perempuan untuk bekerja.

Perempuan haruslah berani menentang problema yang dihadapi pada kariernya, apalagi jika perempuan sudah bisa menyeimbangkan antara peran serta kewajiban utamanya dengan kariernya. Perempuan di masa sekarang, janganlah pandai berolek saja, tetapi perempuan di masa sekarang harus sukses pula dalam kariernya. Kesuksesan haruslah dicari, baik perempuan ataupun laki-laki carilah sebuah kesuksesan khususnya dalam karier demi masa depan nanti. Karier tak hanya milik seorang pria, tapi karier juga milik seorang wanita.

(Pedriwati adalah Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Peradaban Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah)