Laksanakan PTSL, Dua Ribu Bidang Tanah Kalijurang Akan Bersertifikat
LAPORAN ZAENAL MUTTAQIEN
Senin, 13/01/2020, 13:16:46 WIB

Sosialisasi program PTSL di Balai Desa Kalijurang Kecamatan Tonjong dilakukan oleh Tim dari Badan Pertanahan Kabupaten Brebes (Foto-Foto: Zaenal Muttaqin) 

PanturaNews (Brebes) - Desa Kalijurang Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, akan melaksanakan program Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL) tahun 2020 ini. Melalui program ini ditargetkan 2000 bidang tanah di desa tersebut akan bersertifikat.

"Desa Kalijurang akan melaksanakan program PTSL targetnya 2000 sertifikat," ujar Kepala Desa Kalijurang, H Edy Riyanto saat Sosialisasi PTSL yang dilakukan oleh Tim dari Kantor Pertanahan Kabupaten Brebes, Senin 13 Januari 2020.

Menurutnya, program PTSL merupakan program desanya untuk memfasilitasi warga untuk mesertifikatkan tanah miliknya. Pembuatan sertifikat tanah melalui program PTSL ini akan dilaksanakan oleh panitia dengan anggaran per sertifikat Rp 150 ribu sesuai ketentuan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes.

"Masalah anggaran sesuai yang ditetapkan Pemkab Brebes sebesar Rp 150 ribu, tidak boleh lebih," ujar Riyanto pada sosialisasi yang dilaksanakan di Balai Desa itu.

Diharapkan warga Kalijurang dapat memanfaatkan program PTSL ini dengan baik, sehingga target 2000 dapat tercapai. Diharapkan pula program PTSL berjalan lancar tanpa ada masalah.

"Program ini kami harap berjalan lancar dan membantu warga dalam kemudahan pembuatan sertifikat tanah," kata Riyanto.

Sementara itu, Ketua Tim 5 Kantor Pertanahan Brebes, Syarifudin menguatkan apa yang disampaikan Kades Kalijurang, bahwa program PTSL dapat berjalan dengan baik tanpa masalah.

"Apa yang dijelaskan Kades itu benar dan harus sukses program PTSL ini," katanya.

Dia menjelaskan, PTSL merupakan program pemerintah dan dibiayai oleh negara. Pengukuran bidang tanah dan penetapannya sampai keluar sertifikat dibayai oleh negara.

"Jadi kami juga ingatkan agar nanti warga jangan sampai ada melakukan pemberian kepada petugas, seperti pemberian uang," kata Syarifudin pada kegiatan sosialisasi yang diikuti warga terdiri dari tokoh masyarakat, Ketua RT dan Ketua RW serta lainnya.

Dijelaskan, anggran Rp 150 ribu yang disampaikan Kades itu untuk persiapan sebelum proses (berkas) masuk.
Di anyaranya digunakan untuk pemasangan patok batas dan proses lainnya.

"Karena nantinya agar patok itu sudah dipasang sebelum petugas pengukuran datang," jelas Syarifudin.

Sementara itu dijelaskan oleh H Wantoro SH tim sosialisasi dari Kantor Pertanahan Brebes, bahwa program PTSL di Kalijurang merupakan usulan dari Kades beberapa waktu lalu. Sesuai pengajuan sebesar 2000 sertifikat dan akan dilaksanakan secepatnya dan ditarget selesai pada September 2020 mendatang.

"Targetnya nanti September selesai, baik di Kalijurang maupun desa-desa lain yang juga melaksanakan program PTSL," katanya.

Dijelaskan untuk pengajuan pembuatan sertifikat melalui PTSL ini cukup mudah. Yakni dengan mengajukan permohonan disertai melampirkan photo copy KTP, SPPT dan bukti kepemilikan tanah.

"Semua syarat yang bentuknya photo copy nantinya harus dilegalisir," kata Wantoro.

Diungkapkan, program PTSL juga dilaksanakan di desa-desa lainnya di Kabupaten Brebes yang tahun 2020 ini ditarget sebanyak 68500 sertifikat. Program PTSL merupakan bagian dari program pemerintah pusat yang mencanangkan tahun 2025 mendatang semua tanah sudah bersertifikat.