Lagi, Dewi Aryani Resmikan BLK di Ponpes Hidayatul Mubtadiin
LAPORAN SL. GAHARU
Rabu, 25/12/2019, 22:57:05 WIB

Dewi Aryani memotong pita menandai dibukanya secara resmi meresmikan BLK di Pondok Pesantren (Ponpes) Hidayatul Mubtadiin Desa Banjar Anyar, Kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal (Foto: Dok/Tim DeAr)

PanturaNews (Tegal) - Setelah membuka secara resmi 3 Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas Dana APBN, Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Dr. Hj. Dewi Aryani, MSi kembali meresmikan BLK di Pondok Pesantren (Ponpes) Hidayatul Mubtadiin Desa Banjar Anyar, Kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal, Rabu 25 Desember 2019 sore.

“Dengan diresmikanya BLK di Kecamatan Balapulang ini, semoga bisa bermanfaat bagi warga sekitar,” kata Dewi Aryani yang akrab disapa DeAr sebelum memotong pita tanda peresmian.

Menurutnya, pemerintah dengan kebijakan mendirikan BLK Komunitas, adalah salah satu solusi mengentaskan pengangguran di daerah. Karena itu seluruh masyarakat agar turut menjaga dan merawat dengan baik, sehingga BLK yang dibangun dengan dana APBN bisa memberi manfaat mengatasi pengangguran.

“Seluruh masyarakat, termasuk kepala desa, camat untuk ikut bertanggung jawab memberikan pengawasan. Juga bisa memberikan masukan-masukan kepada saya, agar bisa ada tambahan anggaran untuk perbaikan-perbaikan dan penambahan fasilitas,” pesan Dewi Aryani.

Dijelaskan Dewi Aryani yang berangkat ke Senayan dari Dapil Jawa Tengah 9 (Kota Tegal, Kabupaten Tegal, Kabupaten Brebes) ini, bahwa BLK Komunitas Dana APBN yang diperjuangkanya, merupakan program Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) untuk memberikan latihan kerja para siswa yang tidak bisa melanjutkan kuliah.

“Dengan adanya BLK, tentu saja akan bermanfaat untuk anak-anak berlatih ketrampilan. Anak lulusan SMP tapi sudah tidak sekolah ke SMA dan sudah berusia 20 tahunan, boleh didata masuk BLK sehingga akan mendapatkan Kartu Pra Kerja. Kalau ikut BLK nantinya akan training, pelatihan gratis dan mendapat sertifikat,” tutur Dewi Aryani.

Sebelumnya Dewi Aryani mengatakan, pada tahun 2020 nanti, akan ada bantuan lagi yang sedang diperjuangkan, yaitu pembangunan BLK lagi. Kalau tahun ini Kabupaten Tegal mendapat jatah empat BLK, berarti kedepan minimum dapat tambahan empat lagi.

“Saya perjuangkan pada tahun 2021 di 18 kecamatan yang ada di Kabupaten Tegal sudah ada BLK-nya semua,” tandasnya.

Meski diguyur hujan, acara pembukaan dan penandatanganan Prasasti BLK cukup lancar. Setelah pemotongan pita, acara diselingi dengan pemotongan tumpeng, dan dilanjutkan peninjauan ke ruangan latihan kerja.