Satnarkoba Ringkus Komplotan Penjual Obat Terlarang
LAPORAN JOHARI
Rabu, 13/03/2019, 21:59:39 WIB

Anggota Satnarkoba memperlihatkan barang bukti berupa obat dan uang tunai yang berhasil disita. (FT: Johari)

PanturaNews (Tegal) – Tiga pelaku komplotan penjual obat terlarang yang masuk dalam daftar G, Amar (21), Adi Maulana (20) keduanya warga Dsa Jatirawa, Kecamatan Tarub, Kabupaten Tegal dan Teguh alias Wahab (21) warga Desa GembongKulon, Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal, diringkus Satnarkoba Polres Tegal Kota, Kamis 07 Maret 2019 sekitar pukul 17.00 WIB.

Kapolres Tegal Kota AKBP Siti Rondhijah SSi MKes melalui Kasat Narkoba IPTU Bambang Margono SH mengatakan, sebelumnya ada informasi dari masyarakat ada orang sering melakukan transaksi obat-obatan. Berdasarkan informasi itu, selama satu pekan anggota satnarkoba melakukan penyelidikan dan pembututan. Alhasil dua pelaku yakni Amar dan Adi Maulana, terciduk anggota saat transaksi di Jalan Timor-Timur Pulau Kodok, Kelurahan Panggung, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal. Keduanya tak dapat mengelak saat anggota satnarkoba melalukan tangkap tangan ditemukan 47 butir tablet warna kuning tanpa identitas dan uang tunai Rp 100 ribu.

“Keduanya tertangkap tangan saat transaksi, kedua juga sudah satu bulan mengedarkan obat jenis pil Heksimer,” kata Kasat Narkoba IPTU Bambang Margono, Rabu 13 Maret 2019.

Lebih lanjut kata Kasat, dari nyanyian tersangka Adi Maulana obat-obat itu ia beli dari Teguh alias Wahab. Tidak lebih dari tiga jam, sekitar pukul 20.00 WIB Teguh alias Wahab ditangkap di depan RSU Kardinah. Dari tangan tersangka Teguh, petugas mendapatkan barang bukti berupa  tablet sebanyak 60 butir dan uang tunai Rp 135 ribu.

“Uang tunai itu diduga hasil dari penjualan obat-obat terlarang tersebut,” ujarnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya ketiga tersangka akan dijerat Pasal 197 jo  196 UURI Nomor 36 tahun 2009 tentang  mengedarkan sediaan farmasi tanpa ijin dengan ancaman human maskimal  15 tahun penjara.