OJK Tegal Selenggarakan Sekolah Pasar Modal
LAPORAN ZAENAL MUTTAQIEN
Senin, 18/02/2019, 12:54:50 WIB

Kepala Bursa Efek Indonesia perwakilan Semarang, Fanny Rifki El Fuad menyampaikan materi di SPM OJK Tegal (Foto: Zaenal Muttaqin)

PanturaNews (Tegal) - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tegal Jawa Tengah bekerjasama dengan Indonesian Stock Exchange (IDX) atau Bursa Efek Indonesia perwakilan Semarang menyelenggarakan sekolah Pasar Modal (SPM), Senin 18 Februari 2019

Tujuan diadakannya kegiatan ini selain untuk memperkenalkan pasar modal ke masyarakat juga sebagai sarana pembelajaran berinvestasi.

Kasubag Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Tegal Viktorinus Donny Vika Permana dalam sambutannya mengatakan, peran serta masyarakat di pasar modal masih rendah ini berpengaruh terhadap stabilitas ekonomi nasional.

“Salah satu indikator stabilitas ekonomi yang sehat adalah dengan peran serta masyarakat berinvestasi di pasar modal. Jika pasar modal kita fundamentalnya kuat maka stabilitas ekonomi juga akan baik," katanya.

Dirinya berharap selain menambah pemahaman kepada masyarakat tentang pasar modal, kegiatan ini juga dapat meningkatkan jumlah investor lokal dipasar modal.

"Karena dengan semakin banyak investor lokal di Bursa efek, maka tidak mudah terpengaruh oleh sentimen luar yang melemahkan ekonomi bangsa," ucap Viktorinus.

Sememtara itu, Fanny Rifqi el Fuad pemateri dari Bursa Efek Indonesia perwakilan Semarang mengungkapkan, selama ini pasar modal Indonesia dikuasai oleh asing, sehingga isu-isu luar sangat berpengaruh terhadap stabilias ekonomi nasional.

"Kita berharap dengan adanya kegiatan ini mampu mengundang investor lokal untuk bertransaksi di pasar modal syariah guna memperkuat ekonomi nasional,” jelasnya.

Dikatakan, selama ini masyarakat masih banyak yang belum mengerti tentang pasar modal. Mereka beranggapan berinvestasi di pasar modal sulit dan juga memerlukan dana yang besar.

“Sebenarnya menjadi investor di pasar modal tidak harus mengeluarkan uang yang banyak, bahkan dengan modal ratusan ribu anda sudah bisa membeli saham," kata Fanny yang menjabat sebagai kepala Bursa Efek Indonesia perwakilan Semarang ini.

Sekolah Pasar Modal yang digelar oleh OJK Tegal ini diikuti oleh masyarakat dengan baberapa latar belakang. Diantaranya, mahasiswa, karyawan, dan juga para wartawan.