Antisipasi Kriminalitas, Polres Gelar Razia Malam
LAPORAN JOHARI
Minggu, 10/02/2019, 16:02:22 WIB

Petugas Polres Tegal Kota geledah mini bus, saat gelar razia tengah malam. (FT: Johari)

PanturaNews (Tegal) – Antisipasi tindak kriminal pembakaran kendaraan seperti yang terjadi di Kota Semarag dan Kendal, Polres Tegal Kota menggelar Razia Tengah Malam.  Sebanyak 50 personel dari berbagai satuan, operasi digelar di depan Kantor UP3 atau Samsat Jalan Kapten Sudibyo Kota Tegal, Minggu 10 Februari 2019 pukul 02.30 Wib. Razia dipimpin langsung Kapolres Tegal Kota AKBP Siti Rondhijah SSi MKes.

Kapolres Tegal Kota AKBP Siti Rondhijah mengatakan, razia dilakukan untuk meminimalisasi tindak pidana. Dengan sasaran pegendara kendaraan roda 2 dan roda 4 yang dicurigai, pelaku curat, curas, kejahatan jalanan (premanisme), senjata api dan senjata tajam, bahan peledak, miras serta narkoba.

"Apalagi sekarang di Semarang dan daerah lainnya di Jawa Tengah sedang marak terjadi kejahatan pembakaran kendaraan yang dilakukan orang-orang yang tidak bertanggung jawab," ujar Rondhi sapaan akrab Kapolres.

Menurutnya, selain memeriksa kelengkapan surat-surat kendaraan, penumpang maupun barang bawaan serta bagasi, kendaraan roda 2 juga tidak luput dari pemeriksaan petugas.

"Beberapa kendaraan yang kita periksa baik kelengkapan maupun barang bawaan (bagasi) petugas  tidak menemukan benda atau sesuatu yang mencurigakan," ungkapnya.

Lebih lanjut Rondhi mengatakan untuk meminimalisasi adanya tindak kejahatan di jalan-jalan kecil, pihaknya juga akan segera membentuk tim Patroli.  "Tadi saya habis keliling naik motor masuk ke jalan-jalan kecil, disana banyak gerombolan anak-anak muda yang tidak menutup kemungkinan juga dapat melakukan tindak kejahatan. Untuk itu, akan segera saya bentuk tim patroli yang bergerak masuk ke jalan-jalan kecil pada malam hingga dini hari," imbuhnya.

Hasil razia kali ini, petugas mengamankan satu SPM Yamaha Aerok Nopol  G-3975-ACF dan satu unit kendaraan roda 4 jenis Mitsubishi Pajero warna putih Nopol  G-7976-BE,  karena pengemudi tidak bisa menunjukkan surat-surat kendaraan.