Satreskrim Polres Tegal Kota Ringkus Dua Jambret
LAPORAN JOHARI
Jumat, 01/02/2019, 00:46:18 WIB

Dua Pelaku Jambret (baju biru), dimintai keterangan oleh Kasat Reskrim AKP Agus BY. (FT: Johari)

PanturaNews (Tegal) – Tim Resmob Satreskrim Polres Tegal Kota berhasil meringkus dua pelaku jambret, Aditya Okta Pratama (22) warga Jalan Ruslani HS RT 03/01 Kelurahan Kemandungan, Kecamataan Tegal Barat, Kota Tegal dan Dedi Saputra (28) warga Desa Pacul RT 06/01 Kecamatan  Talang, Kabupaten  Tegal, Jawa Tengah, Rabu 30 Januari 2019 sekitar pukul 21.00 WIB di rumahnya masing-masing.

Kapolres Tegal Kota AKBP Siti Rondhijah SSi MKes melalui Kasat Reskrim AKP Agus BY SH MH, membenarkan Tim Resmob SatReskrim telah meringkus dua pelaku jambret  yang selama ini merasahkan warga.

Menurutnya kedua pelaku melakukan penjambretan  di Jalan Citarum Kelurahan Mintaragen,  pada Rabu 18 Oktober 2017 sekitar pukul 22.00 wib lalu. Korban Nelik Rahma Oktaviana (22) Mahasiswi UPS Tegal, Desa Kalimas RT 08/01 Kecamatan Randudongkal,  Kabupaten  Pemalang.

“Kedua pelaku sudah beberapa kali jambret, yang kejadian di Citarum yang nyetir Aditya, sedangkan yang mengeksekusi atau jambret Dedi Saputra,” kata Kasat.  

Diungkapkan,  Rabu  18 Oktober 2017 sekitar pukul 22.00 wib, usai makan di Cafe Bossa Kota Tegal, korban  Nelik Rahma Oktaviana bersama temannya Eftika Riya Ningrum (22) Mahasiswi UPS Tegal, warga Desa Beluk RT 25/06 Kecamatan Belik, Kabupaten  Pemalang, berboncengan sepeda motor Honda Space hendak pulang ke kosnya. Sedangkan temannya yang lain Belani Reibauti Hamiliana (22) juga Mahasiswi UPS Tegal, warga Desa Beluk RT 03/08 Kecamatan Belik, Kabupaten  Pemalang berboncengan dengan teman perempuan lainnya menggunakan sepeda motor Honda Beat.

“Korbanya mahasiswi UPS, kasihan juga sih anak kos dijambret,” ujarnya.  

Saat melintas di Jalan Citarum (sebelah timur  Nirmala Squre) tiba-tiba  sepeda motor korban dipepet oleh pelaku  yang menggunakan sepeda motor Yamaha Vixion warna putih. Setelah mepet pelaku yang bonceng, tiba-tiba menarik paksa tas milik korban yang digantungkan di bahu dan sempat mengacungkan pisau. Selanjutnya pelaku lari belok kiri (arah barat) ke Jalan Pantura. Korban dan teman-temannya sempat mengejar, namun kalah cepat akhirnya kehilangan jejak.  Akibatnya korban kehilangan  Hp Merk Xiomi Type MI4C seharga Rp 4 juta lebih.

“Karena dikejar tidak kena, akhirnya korban diantar temannya lapor ke Polres,” tandasnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua pelaku kini meringkuk di ruang tahanan Mapolres Tegal Kota dan akan dijerat pasal 363 tentang pencurian dengan pemberatan (Curat) dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara.