Brebes Ketat Awasi Keberadaan Orang Asing
LAPORAN TAKWO HERIYANTO
Kamis, 08/11/2018, 16:46:10 WIB

Rapat koordinasi pengawasan orang asing di ruang rapat OR Setda Pemkab Brebes (Foto: Takwo Heriyanto)

PanturaNews (Brebes) - Kepala Kesatuan Kebangsaan dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Komar, menyebutkan masih banyak orang asing yang tinggal ataupun bersinggah di wilayahnya.

"Diantaranya adalah ada yang sebagai tokoh agama, pekerja, dan profesi lainnya termasuk hanya untuk bersinggah sebagai wisatawan," ujar Komar disela-sela rapat koordinasi pengawasan orang asing yang digelar di ruang rapat OR Setda Pemkab Brebes, Rabu 7 November 2018.

Hadri dalam rapat koordinasi tersebut diantaranya Kasi Wasdakim Kantor Imigrasi Pemalang Alfin Maulana, Kasat Intel Polres Brebes AKP Sartono, Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Brebes Slamet Nasori, dan dinas serta kantor terkait.

Menurut Komar, Intelijen dari kepolisian sangat berperan penting dalam semua pengawasan, monitor, pelaporan dan deteksi dini  terhadap keberaadaan orang asing.

Kasi Wasdakim Kantor Imigrasi Pemalang Alfin Maulana mengatakan, indikator kedatangan orang asing memiliki kepentingan masing-masing, sehingga harus ada pengawasan terhadap orang asing tersebut.

"Jangan sampai kita lengah atau luput karena bisa berdampak tentang kondisi wilayah," tutur Alfin.

Alfin memaparkan, ada beberapa orang asing yang banyak datang di beberapa daerah yang tersebar di wilayah Indonesia, termasuk Kabupaten Brebes. Diantaranya India, Pakistan dan Timur Tengah yang kedatangannya adalah untuk keagamaan.

Dia menjelaskan pengawasan terhadap orang asing memang harus dilakukan pengecekan data. Itu lantaran, banyak orang asing yang masuk ke Indonesia tanpa dokumen yang lengkap.

"Biasanya melalui jalur tikus . Itu tugas kita untuk memonitor dan melakukan pengawasan terhadap orang asing," terang dia.

Palagi, lanjut dia, ada 85 warga negara asing yang aktif di Kabupaten Brebes. Dimana, yang paling banyak adalah warga negara Korea, karena rata-rata mereka sebagai tenaga ahli/kerja di suatu perusahaan yang ada di beberapa wilayah Kabupaten Brebes.

"Untuk itu, mari kita bersama-sama awasi keberadaan orang asing di sekitar kita. Keberadaanya mencurigakan atau tidak, perlu kita awasi dan segera laporkan ke kami atau ke pihak aparat berwajib terdekat," pungkasnya.