Brebes Kukuhkan Satgas PPA
LAPORAN ZAENAL MUTTAQIEN
Kamis, 11/10/2018, 17:21:43 WIB

Sekretaris Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), Pribudiarta Nur Sitepu menerima plakat Kabupaten Brebes dari Bupati Idza Priyanti saat pengukuhan Satgas PPA (Foto: Humas Kemen PPPA)

PanturaNews (Brebes) – Dalam rangka mendukung upaya peningkatan cakupan dan kualitas layanan kepada perempuan dan anak korban kekerasan, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Brebes, Provinsi Jawa Tengah mengukuhkan Satuan Petugas Perlindungan Perempuan dan Anak (Satgas PPA), Kamis 11 Oktober 2018.

Satgas PPA yang dilantik berjumlah 100 peserta dengan 54 perempuan dan 46 perempuan dari 17 kecamatan dari berbagai unsur masyarakat di Brebes seperti karang taruna, motivator anak, aktifis, sahabat perempuan dana anak, pengacara, eks-anak jalanan, eks-forum anak dan lainnya.

“Pelatihan Satgas PPA ini menjadi kegiatan penting untuk dilakukan guna mempersiapkan Satgas PPA dalam memahami jati diri, membangkitkan semangat dan jiwa kerelawanan, dan memahami peran untuk dapat menjalankan perannya dengan baik khususnya perempuan dan anak di Kabupaten Brebes,” ujar Sekretaris Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), Pribudiarta Nur Sitepu.

Sebagai upaya untuk mendukung Satgas PPA agar dapat memposisikan diri dengan tepat dan mampu menjalankan perannya dengan baik, Kemen PPPA bersama dengan Dinas PPPA Provinsi dan Kabupaten/Kota menyelenggarakan peningkatan kapasitas melalui pelatihan selama 3 hari, mulai 9-10 Oktober 2018.

Puncaknya para Satgas PPA terpilih dikukuhkan langsung hari ini oleh Sekertaris Kemen PPPA, Pribudiarta Nur Sitepu dan Bupati Kabupaten Brebes, Idza Priyanti di Pendopo Kabupaten Brebes.

“Keterbatasan sumber daya yang dimiliki Pemda, khususnya Dinas PP-PA menjadikan hal ini diperlukan dukungan seluruh pemangku kepentingan, termasuk elemen masyarakat. Semoga pelatihan dan pelantikan Satgas PPA Kab. Brebes ini dapat semakin meningkatkan semangat dan keterampilan Satgas PPA dalam menjalankan perannya untuk ikut membantu perempuan dan anak korban kekerasan mendapatkan layanan secara tepat waktu dan sesuai dengan yang dibutuhkan,” jelas Pribudiarta

Pribudiarta menambahkan, keterlibatan masyarakat dalam penyelenggaraan pelayanan publik telah dimandatkan dalam Pasal 16 PP No. 34 Tahun 2017 tentang Partisipasi Masyarakat dalam Penyelenggaraan PEMDA. Partisipasi masyarakat dalam penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, diantaranya dilakukan dengan kesediaan masyarakat menjadi bagian dari Satuan Petugas Perlindungan Perempuan dan Anak (Satgas PPA). Hal ini pun dibenarkan oleh Bupati Kabupaten Brebes, Idza Priyanti.

“Keberadaan Satgas PPA akan membantu Pemerintah Daerah Brebes untuk melindungi perempuan dan anak. Apalagi di Kabupaten Brebes, jumlah anak mencapai 600 ribu orang yang tersebar di 17 Kecamatan. Kedepannya akan kami pertimbangkan untuk membuat Satgas PPA hingga tingkat desa, karena di Brebes ada di 297 Desa. Merupakan salah satu daerah terluas di Jawa Tengah. Sehingga upaya perlindungan bagi perempuan dan anak akan kami dorong maksimal," ujar Bupati Kabupaten Brebes, Idza Priyanti.

Satgas PPA adalah partner pemerintah yang membantu unit layanan dalam melakukan sebagian dari layanan awal kepada perempuan dan anak korban kekerasan melalui penjangkauan dan identifikasi yang dilakukan di tempat kejadian.