Laga Persab vs PSIS, Suporter Tamu Dilarang ke Stadion
LAPORAN TAKWO HERIYANTO
Kamis, 09/08/2018, 14:18:34 WIB

Ketua Umum Persab Brebes Heri Fitriansyah dan petugas dari Polres Brebes melakukan pengecekan kondisi stadion (Foto: Takwo Heriyanto)

PanturaNews (Brebes) - Laga babak 128 besar Piala Indonesia 2018, yang mempertemukan tuan rumah Persab Brebes melawan PSIS Semarang, di Stadion Karangbirahi Brebes (SKB), besok Jumat 10 Agustus 2018, pukul 14:45 WIB, dipastikan bakal terlaksana.

Namun demikian, atas rekomendasi dari pihak keamanan dalam hal ini Polres Brebes memberikan catatan khusus. Yakni dengan digelar tanpa adanya dukungan dari suporter PSIS Semarang, seperti Panser Biru dan Snex. Hal itu disampaikan Ketua Umum Persab Brebes Heri Fitriansyah, Kamis 9 Agustus 2018.

Menurut Heri, alasan pihak Polres Brebes memberikan catatan khusus dalam ajang Piala Indonesia 2018, yang akan berlangsung di kandang Persab Brebes ini, berdasarkan hasil rapat antara Polres Brebes, perwakilan PSSI dan Panpel pertandingan, yang dipimpin langsung Kapolres Brebes AKBP Sugiarto.

"Adapun pertandingan Piala Indonesia 2018, antara Persab Brebes berhadapan dengan PSIS Semarang ini digelar tanpa adanya dukungan tim tamu, karena di kompleks stadion tempat pertandingan, tengah berlangsung kegiatan rutin tahunan menyambut HUT RI, Brebes Expo 2018 yang berlangsung selama beberapa hari. Kondisi ini bisa berpotensi memunculkan kerawanan dan konflik," ujar Heri.

Pihaknya juga sudah berkomunikasi dengan pihak PSIS Semarang terkait larangan tersebut dan mereka tidak mempersoalkannya.

"Langkah itu adalah keputusan terbaik yang bisa dicapai agar pertandingan Piala Indonesia 2018 dan Brebes Expo bisa berjalan bersamaan dengan aman," tutur Heri.

Ia berharap, sebagai bentuk penghormatan kepada hukum, pihak tim tuan rumah (Persab) dan tim tamu (PSIS) untuk bisa mematuhi dan menjalankan rekomendasi sebaik- baiknya dari pihak keamanan.

Selain itu, ia juga meminta semua pihak menyadari kondisi stadion dengan semua keterbatasannya sehingga tidak menjamin keamanan secara maksimal.

Heri juga memohon maaf kepada supporter fanatik PSIS, yakni Panser dan Snex atas kondisi tersebut. "Semoga hubungan baik Sabermania (suporter Persab) dengan Panser dan Snex tetap terjaga,"  ucapnya.

Sementara itu, Kapolres Brebes, AKBP Sugiarto, ketika dikonfirmasi membenarkan bahwa tidak diizinkannya suporter PSIS datang ke SKB. 

Dia menjelaskan, ada beberapa faktor yang membuat pihaknya mengeluarkan pernyataan larangan itu. Yakni, pagar atau teralis yang bisa dimasuki penonton ke lapangan. 

"Bayangkan kalau suporter menilai wasit tidak netral dalam pertandingan, suporter pasti akan dongkol. Sehingga akan muncul potensi kerawanan," ungkapnya.

Menurutnya, standar keamanan di stadion sangat minim untuk seukuran pertandingan besar yang dapat menyedot banyak penonton.

Selain itu, ia menyebut adanya Brebes Expo yang digelar di kompleks stadion atau di halaman stadion sisi barat. Kegiatan itu melibatkan banyak warga umum yang tidak menonton sepakbola. Sehingga, dikhawatirkan terjadi gesekan.

"Kami tidak mengizinkan suporter datang, untuk meminimalisir risiko konflik. Engko yen ana ribut- ribut, polisi meneh sing disalahke (kalau ada ribut- ribut, nanti polisi lagi yang disalahkan)," tegasnya.