Bujangan Jadi Korban Aksi Penusukan
LAPORAN ZAENAL MUTTAQIEN
Rabu, 08/08/2018, 15:29:34 WIB

Ari Toto Suprapto terbaring di RS dengan luka tusuk di ounggung (Foto: Dok. Zaenal M)

PanturaNews (Brebes) - Ari Toto Suprapto (23) warga Dukuh Sembungregel RT 03 RW 03 Desa Manggis, Kecamatan Sirampog Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, menjadi korban penusukan. penusukan itu bermula saat korban yang masih bujangan dan sehari-hari menjalani profesi potong rambut itu, mendapat pesan Mesanger Facebook (FB) dari teman baru di FB.

Informasi yang berhasil dihimpun pada Rabu 08 Agustus 2018 menyebutkan, pelaku yang belum diketahui identitasnya dengan mengendarai sepeda motor sengaja menusuk korban yang juga mengendarai sepeda motor, pada Senin 06 Agustus 2018 malam sekira pukul 23.30 WIB.

Aksi penusukan itu bermula saat korban yang masih bujangan dan sehari-hari menjalani profesi potong rambut itu, mendapat pesan Mesanger Facebook (FB) dari teman baru di FB. Pesan mesanger dari teman FB yang menggunakan foto profil perempuan itu meminta dijemput di Kaligadung Penggarutan Bumiayu.

Sekira pukul 23.00 WIB korban dengan sepeda motor menuju ke Kaligadung. Saat perjalanan korban merasa dibuntuti oleh seseorang yang juga mengendarai sepeda motor.

Korban mengira orang tersebut akan menyalip, namun saat di Dukuh Jetak Desa Benda di jalan raya antara Kaligadung-Benda, pengendara motor tersebut secara tiba-tiba menghujamkan pisau ke punggungnya.

Mengetahui korbannya terluka pelaku langsung kabur. Sementara korban yang mengalami luka berusaha minta tolong, sampai akhirnya dengan kondisi bersimbah darah memacu sepeda motornya ke Klinik Rizqina Desa Benda.

Korban mengalami luka tusuk di punggung sedalam tiga sentimeter. Karena luka dan pendarahan yang banyak, korban dirujuk ke RS Ajibarang tapi akhirnya dirujuk ke RS di Purwokerto.

Kapolsek Sirampog, AKP Aljihat ketika dikonfirmasi membenarkan adanya kasus penusukan tersebut. Keluarga korban telah melapor dan petugas telah melakukan olah tempat kejadian perkara.

"Sudah ada laporan, petugas langsung bergerak melakukan penanganan," katanya.

Saat ini korban masih menjalani perawatan di RS dan belum dapat dimintai keterangan. Diduga pelaku tega menusuk korban karena dendam, namun motif dan penyebab pastinya belum dapat diketahui.

"Masih perlu penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap penusukan ini," pungkas Aljihat.