Indahnya Brebes Punya Kampung Asian Games 2018
LAPORAN TAKWO HERIYANTO
Jumat, 03/08/2018, 22:40:16 WIB

Bupati Brebes dan para pejabat lainnya meresmikan kampong Asian Games 2018 (Foto: Takwo Heryanto)

PanturaNews (Brebes) - Beragam cara dan ide dilalukan kalangan masyarakat maupun instansi di berbagai pelosok nusatara Indonesia, dalam melakukan dukungan yang nyata terhadap Indonesia yang akan menggelar ajang pesta olahraga multi-event regional Asia, yakni Asian Games 2018.

Seperti halnya yang dilakukan di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Sebagai pemarkasa, Polres Brebes bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab)  dan Kodim 0713/Brebes serta elemen masyarakat, menjadikan Desa Kalimati, Kecamatan Brebes sebagai "Kampung Asian Games 2018.

Kampung Asian Games 2018 di Desa Kalimati ini, secara resmi dilaunching oleh Kapolres Brebes, AKBP Sugiarto, yang ditandai dengan pelepasan balon ke udara bersama-sama dengan Bupati Brebes, Idza Priyanti dan Dandim 0713/Brebes, Kolonel Inf Ahmad Hadi Haryono, Jumat 3 Agustus 2018.

Nampak dari pantuan PanturaNews.Com, Kepala Desa dan masyarakat desa setempat sangat antusias, bahkan menyambutnya dengan suka cita atas ditunjuknya sebagai Kampung Asian Games 2018.

Mulai dari jalan, dinding, halaman hingga atap rumah warga dan sekolah-sekolah serta kantor pemerintahan desa setempat, penuh dengan hiasan warna warni cat bertemakan Asian Games 2018 yang dilukis dengan indah.

Apalagi, di sepanjang jalan Desa Kalimati ini, dihiasi pula bendera-bendera dari berbagai negara yang menjadi peserta ajang Asian Games yang akan diselenggarakan pada tanggal 18 Agustus - 2 September 2018 di dua kota yaitu Jakarta dan Palembang.

Komunitas Milisi Brebes Bermural (MBB) yang dikomandoi Gus Bill, juga ikut berpartisipasi dalam menyemarakan kegiatan Kampung Asian Games 2018 ini. Sudah tak terhitung karya-karyanya yang diciptakan dalam bentuk lukisan mural yang indah.

Kapolres Brebes, Sugiarto mengatakan kegiatan mendirikan kampung bertema Asian Games 2018 itu, bertujuan untuk mendukung penyelenggaraan pekan olahraga se-Asia itu.

"Ini wujud nyata kita untuk mendukung para kontingen olahraga dari Indonesia. Supaya meraih hasil yang maksimal, sehingga diharapkan bisa menjadi juara umum," ujarnya.

Dalam mendirikan Kampung Asian Games 2018 ini, kata dia, memakan waktu satu minggu dan melibatkan semua komponen masyarakat.

 "Persiapan cukup satu minggu dan ada sekitar seratus galon cat untuk mewarnai kampung ini," terangnya.

Adapun, dalam peresmian Kampung Asian Games 2018, dimeriahkani dengan berbagai macam kegiatan lomba. Diantaranya yang menarik perhatian adalah lomba catur hidup. Dimana semua bidak catur diperankan oleh anggota Kodim dan Polres.

Bupati dan jajaran Forkompinda turut serta bermain bola voli, tenis meja, dan permainan olahraga lainnya.

Sementara itu, Kepala Desa Kalimati, Lukmanul Hakim mengatakan pihaknya siap menjaga Kampung Asian Games itu dengan tetap meramaikan dengan kegiatan olahraga.

"Tindak lanjut dari kami pemerintah desa adalah akan menyelenggarakan berbagai event olahraga. Di antaranya tenis meja, bulu tangkis, voli, futsal, dan lainnya. Ini juga sekaligus dijadikan perlombaan Agustus-an," pungkasnya.