Maling Kembali Gasak Komputer Sekolah
LAPORAN ZAENAL MUTTAQIEN
Senin, 04/06/2018, 14:47:52 WIB

Pengurus SMK Semesta Bumiayu menunjukkan ruang laboratorium komputer yang dibobol maling (Foto: Zaenal Muttaqin)

PanturaNews (Brebes) - Kawanan pencuri spesialis komputer kembali beraksi, kali ini menggasak belasan unit komputer milik SMK Semesta Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Akibatnya, sekolah kejuruan di bidang farmasi ini mengalami kerugian hingga sekitar Rp 50 juta lebih.

Kepala SMK Semesta, Nur Sidik SKM mengatakan, aksi pencurian diketahui pada Minggu 03 Juni 2018 sekira pukul 21.00 WIB oleh penjaga sekolah yang kaget ketika mengetahui pintu ruang laboratorium komputer terbuka.

"Pintu teralis dicongkel dan kunci gembok juga dilepas," katanya kepada awak media, Senin o4 Juni 2018.

Menurutnya, sebanyak 13 CPU, 10 monitor dan satu LCD proyektor dibawa pencuri dari ruang laboratorium komputer. Pencuri yang diduga jumlahnya lebih dari dua orang tersebut juga membuang casing CPU curiannya di kebun belakang sekolah.

"CPU hanya diambil isinya, casingnya ditinggal di kebun belakang," ungkap Nur Sidik.

Dikatakan, dari rekaman CCTV di sekolah diperkirakan pencuri beraksi pada pukul 17.30 WIB hari Minggu 03 Juni 2018. Terekam ada dua orang yang mondar-mandir di area komplek sekolah.

"Pencuri beraksi mulai pukul 17.30 WIB saat penjaga sedang kosong dan saat orang-orang sedang buka puasa," kata Nur Sidik.

Selain mengalami kerugian materi sekitar Rp 50 juta, juga mengalami kerugian non materi. Yakni beberapa data penting milik siswa yang tersimpan di kumputer yang dibawa pencuri.

"Hasil kerja siswa banyak yang tersimpan di komputer tersebut dan itu hilang semua," ucap Nur Sidik.

Kapolsek Bumiayu AKP Wawan Dwi Leksono membenarkan kasus pencurian komputer di SMK Semesta tersebut. Menurutnya, petugasnya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), pada malam itu juga setelah mendapat laporan.

"Semalam langsung dilakukan olah TKP," katanya.

Perlu diketahui, kasus pencurian komputer di sekolah ini telah berkali-kali terjadi di wilayah Bumiayu dan sekitarnya. Pada menjelang pelaksanaan Ujian Nasional tingkat SMA/SMK juga beberapa sekolah mengalami kehilangan komputer akibat digasak maling.

Dalam melakukan aksinya pencuri juga melepas dan meninggalkan casing CPU yang berhasil dicurinya. Meski begitu hingga kini pihak berwajib belum dapat mengungkap kasus pencurian komputer di sekolah-sekolah tersebut.