KPU Brebes Mulai Lipat Surat Suara Pilgub Jateng
LAPORAN TAKWO HERIYANTO
Rabu, 16/05/2018, 12:51:29 WIB

Para pekerja mulai melipat dan menyortir surat suara Pilgub Jateng (Foto: Takwo Heryanto)

PanturaNews (Brebes) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Brebes, Jawa Tengah (Jateng) mulai melakukan pelipatan dan penyortiran surat suara untuk Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah 27 Juni 2018.

Ada sebanyak 170 tenaga yang dikerahkan dalam pelipatan dan penyortiran surat suara Pilgub Jateng, yang dilaksanakan di GOR Sasana Krida Adhi Karsa Brebes, Selasa 15 Mei 2018.

Ketua KPU Kabupaten Brebes, Muamar Riza Pahlevi mengatakan, total surat suara yang tengah dilipat dan disortir itu, jumlahnya mencapai 1.491.008 lembar. Dalam prosesnya, dari sebanyak 170 tenaga pelipat itu dibagi menjadi 17 kelompok, dan masing-masing kelompok beranggotakan 8-16 orang.

"Kami targetkan dalam lima hari kedepan proses pelipatan dan penyortiran suarat suara Pilgub Jateng ini bisa rampung," terang Riza.

Mereka yang melakukan pelipatan dan penyortiran surat suara Pilgub Jateng, lanjut Riza, mendapat pengawasan secara ketat. Langkah itu untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan dan menjamin keamanan surat suara.

"Jadi, sebelum dan sesudah bekerja setiap tenaga pelipat ini diperiksa. Kami juga menekankan tenaga pelipat ini, untuk jangan coba-coba curang dan tidak boleh membawa makanan atau minuman ke dalam," jelasnya.

Menurut dia, meski dalam proses pelipatan surat suara itu nantinya dilakukan saat bulan puasa, tetapi pihaknya yakin akan selesai sesuai target yang ditetapkan. Yakni, lima hari kedepan. Pasalnya, dalam proses pelipatan telah diatur sedemikian rupa, sehingga tenaga pelipat dapat bekerja secara maksimal.

"Meski nanti melewati bulan puasa, tetapi kami yakin akan selesai tepat waktu sesuai target," tandasnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, setelah proses pelipatan selesai, tahapan selanjutnya melakukan persiapan pendistribusian logistik.

"Ya, setelah selesai, selanjutnya persiapan pendistribusian logistik, yang tentunya akan mendapat pengawalan ketat dari aparat keamanan, " pungkasnya.