Sedang Dibangun Oprit Jembatan Plompong Ambrol
Laporan Zaenal Muttaqin
Kamis, 07/12/2017, 04:06:09 WIB

Beberapa pekerja nampak sedang membersihkan puing-puing dan besi pada dinding oprit jembatan Plompong yang ambrol (Foto: Zaenal Muttaqin)

PanturaNews (Brebes) - Oprit jembatan Plompong di Desa Plompong, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, abrol. Jembatan yang melintang di atas Sungai Keruh tersebut sedang dalam proses pembangunan dengan baiay sebesar Rp 10,8 milyar.

Pengamatan di lokasi pada hari Kamis 07 Desember 2017 nampak oprit jembatan di sisi selatan ambrol sepanjang 15 meter dengan ketinggian 9 meter. Oprit yang ambrol sebelumnya sedang dalam proses pengarugan. Informasi yang diperoleh, oprit jembatan ambrol pada hari Rabu 06 Desember 2017 sekira pukul 14.00 WIB.

Diduga oprit ambrol karena tidak kuat menahan beban arugan, selain karena kondisi dinding beton yang belum terlalu kering. Pada dinding beton oprit yang menempel pada abodmen jembatan tersebut tidak nampak adanya sabuk atau balok pengait antar dua sisi beton.

Pelaksana lapangan proyek pembangunan Jembatan Plompong, Rizal Abdillah membenarkan ambrolnya oprit jembatan tersebut. Saat ini pekerjaan dihentikan sambil menunggu peninjauan dan arahan dari Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Brebes.

"Sementara sedang menunggu PU Brebes yang akan meninjau dan memberikan keputusan," katanya.

Sementara itu, Humas proyek pembangunan jembatan Plompong, Anas mengatakan, progres pembangunan jembatan Plompong telah mencapai 40 persen. Rencananya akan dimulai pemasangan besi bentangan antar dua abodmen untuk lantai jembatan.

"Rencananya nanti malam besi akan datang dan segera dipasang, tapi keburu ambrol," ungkap Anas.

Saat ini tidak nampak adanya pekerjaan pembangunan jembatan. Hanya beberapa pekerja saja yang tengah membersihkan puing-puing dan besi pada dinding beton oprit yang ambrol.

Pembangunan jembatan yang ditarget selesai pada akhir Desember 2017 ini dibangun tanpa tiang tengah dengan bentangan 80 meter. Oprit jembatan pada dua sisi ujung jembatan masing-masing sepanjang rata-rata 47 meter.

Jembatan Plompong yang melintang di atas sungai Keruh merupakan jalur penghubung utama bagi Desa Plompong yang penduduknya mencapai 12 ribu Kepala Keluarga (KK) lebih.

Pembangunan jembatan Plompong seperti tertulis di papan informasi proyek yang terpasang di lokasi, menelan biaya sebesar Rp 10,8 milyar lebih dengan waktu pelaksanaan 180 hari kalender. Sebagai pelaksana proyek PT Somba Hasbo.