Para Mantan Jawara Turun Cari Bibit Atlit di Tegal
Laporan Johari
Sabtu, 25/11/2017, 11:03:07 WIB

Beberapa mantan jawara bulutangkis hadir di Kota Tegal untuk mencari bibit-bibit baru (Foto: Johari)

PanturaNews (Tegal) - Nama Tegal telah menorehkan tinta emas dalam perbulutangkisan nasional. Pasalnya, Tegal telah benyak melahirkan jawara-jawara bulutangkis, sebut saja Kartono, Juara All England 1981 dan 1984, Juara World Cup 1984 dan 1985, serta 4 Gelar Juara Indonesia Open.

Lainnya adalah Imelda Wiguna, atlet bulutangkis kelahiran Slawi, Tegal dan yang terakhir Simon Santoso, peraih medali emas Sea Games 2009 dan 2011, juara Denmark Open Super Series 2009, dan juara Indonesia Open Super Series 2012 .

Demi menjaga prestasi bulu tangkis Indonesia, Djarum Foundation menggelar Djarum Coaching Clinic untuk atlet pemula dan pelatih Tegal, yang digelar di GOR Wisanggeni Tegal, Jumat 24 Nopember 2017.

Menurut Program Direktur Bakti Olahraga Djarum, Yoppy Rosimin banyak anak-anak muda di Kota Bahari yang serius berlatih bulutangkis, dan mengikuti kompetisi. Selain itu di lingkup wilayah Propinsi Jawa Tengah banyak terdapat klub-klub bulutangkis. Namun setelah Simon Santoso gantung raket, belum nampak junior-juniornya yang mengikuti jejak Simon. 

“Selama ini, Tegal tidur panjang dalam kegiatan bukutangkis. Ini waktunya di-gugah (dibangunkan) agar tidak tidur terus," kata Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin.

Diungkapkan, bahwa Djarum Coaching Clinic di Tegal ini agar terjadi transfer pengetahuan dan ketrampilan bermain bulutangkis antara atlet, pelatih dan legenda PB Djarum dengan pelatih klub muda bulutangkis yang ada di Kota Tegal.

“Tak tanggung-tanggung dalam Djarum Coaching Clinic ini, PB Djarum menghadirkan legenda dan pelatih PB Djarum diantaranya Christian Hadinata, Lius Pongoh, Sigit Budiarto, Tri Kusharjanto, Rendra Wijaya, Simon Santoso, Meilani Jauhari, Simbarsono, Ronald Sanduan, Puri Setyo dan Reni sebagai mentor,” ungkapnya.

Dalam acara ini juga diikuti oleh 60 pelatih serta 250 atlet usia 9-14 tahun dari klub-klub bulu tangkis di Kota Tegal, Kabupaten Brebes dan Kabupaten Tegal.