Dewi Aryani: Banyak Resiko Melahirkan Pada Usia Dini
Laporan SL Gaharu
Jumat, 03/11/2017, 08:16:30 WIB

Sosialisasi Komunikasi, Informasi dan Edukasi Kreatif KB di Balaidesa Sitanggal, Larangan, Brebes (Foto: Dok/Rio)

PanturaNews (Brebes) - Untuk mencegah resiko wanita melahirkan dibawah usia, adalah dengan mengatur melalui program Keluarga Berencana (KB). Stop pernikahan dini, karena pada usia yang belum mencukupi banyak resiko yang akan dialami. Diantaranya bayi prematur, kesehatan reproduksi yang rendah, tingkat kematian ibu tinggi, dan kesehatan bayi menurun.

Hal itu dikatakan Anggota Komisi 9 DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, DR. Dewi Aryani, MSi pada sosialisasi Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) Kreatif kerjasama BKKBN pusat dan BKKBN Jawa Tengah dengan Event Organizer (EO) PT Stars Yudhatama yang dihadiri sekitar 200 undangan, di Balaidesa Sitanggal, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Jumat 03 November 2017 siang.

“Menikah pada usia dini terlalu banyak resikonya, karena tubuh dan rahim yang belum siap. Secara psikologis, usia ideal untuk menikah terletak pada usia 21 tahun untuk wanita dan usia 25 tahun untuk pria,” ujar Dewi Aryani yang akrab disapa DeAr ini.

Dikatakan Politisi PDI Perjuangan, selain melahirkan pada usia dini, jarak melahirkan juga harus diatur. Solusinya, adalah ikut program KB. Menurutnya, program KB selain untuk membentuk keluarga kecil yang harmonis, juga untuk mengendalikan kepadatan penduduk.

“Kabupaten Brebes harus bisa mengendalikan jumlah penduduk, karena saat ini jumlah penduduknya terbesar ke 2 setelah Cilacap,” tutur Dewi Aryani yang berangkat ke DPR RI dari Dapil Jawa Tengah IX (Kota Tegal, Kabupaten Tegal, Kabupaten Brebes).

Talk Show yang disampaikan Dewi Aryani dan perwakilan dari BKKBN Provinsi Jawa Tengah, berlangsung edukatif. Warga yang hadir banyak yang bertanya seputar KB dan alat kontrasepsi.

Sosialisasi KB yang mengundang sekitar 200 warga dari wilayah Kecamatan Larangan, dihadiri perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah, Edi Sukoco, Perwakilan BKKBN Kabupaten Brebes, Drs. Khambali, Kepala Desa Sitanggal, Sutrisno.

Acara dibuka dengan menampilkan kesenian tradisional, untuk menumbuhkan generasi berencana melalui seni tradisi dan budaya kepada masyarakat luas. Pada penghujung acara dibagikan doorprize dengan hadiah utama Handphone. Hadian lainnya adalah mixer kue, kipas angin, dispenser, rice cooker, kompor, pemanas air.