Dewi Masuk Lagi di Daftar 99 Most Powerfull Women
Laporan SL Gaharu
Kamis, 12/10/2017, 07:00:02 WIB

Dr. Dewi Aryani.

PanturaNews (Jakarta) - Globe Asia kembali merilis 99 wanita paling berpengaruh di Indonesia. Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarno Putri menduduki peringkat teratas. Satu diantara 99 wanita hebat itu, adalah Dr. Dewi Aryani.

Anggota Komisi IX DPR RI, Dewi Aryani yang akrab disapa DeAr ini, kembali dinobatkan salah satu dari 99 wanita paling berpengaruh di Indonesia versi Globe Asia. Sosoknya yang ramah, membuat wanita berusia 44 tahun tersebut mengantongi berbagai penghargaan atas prestasinya selama ini.

“Penghargaan ini adalah amanah dan kepercayaan publik yang harus dijaga, dengan tetap konsisten menjalani peran positif sebagai pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan Negara,” kata Dewi Aryani di Jakarta, Kamis 12 Oktober 2017.

Dewi Aryani, di Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Tengah IX, dikenal sebagai wanita energik. Berbagai penghargaan sebagai wanita terbaik telah diterimanya sejak 2013 hingga sekarang. Meski sekarang dirinya turun peringkat dari tahun sebelumnya yang menempati posisi 14 sebagai wanita berpengaruh di Indonesia, kini namanya ada di posisi 27.

“Itu bisa diartikan bahwa di Indonesia, semakin banyak wanita yang memiliki kemampuan di berbagai bidang,” ujarnya.

Dewi Aryani yang kini tinggal di Desa Sidaharja, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah ini, dikenal sebagai politikus PDI Perjuangan sejak tahun 2008. Karier politiknya terus meningkat dan dipercaya menempati jabatan wakil rakyat sebagai Anggota Komisi IX DPR RI yang mengurusi kesehatan, ketenagakerjaan, BPJS, BPOM dan BNP2TKI.

“Meski tinggal dan ber-KTP Tegal, tapi saya lebih banyak berada di Jakarta,” tuturnya.

Berdasarkan situs resmi Globe Asia, Dewi Aryani kembali ke DPR RI menggantikan beberapa kader partai yang terkena masalah korupsi. Kriteria tersebut juga yang membuat wanita kelahiran Magelang ini, dinobatkan sebagai sosok wanita berpengaruh di Indonesia.

Tadak hanya di bidang politik, Dewi Aryani juga memiliki jabatan strategis di beberapa perusahaan, yakni sebagai Wakil Ketua Minyak dan Gas di Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, serta komisaris di MNC Group. Dia juga memiliki bisnis di bidang property, perikanan dan hilir migas.

Dalam bidang akademisi, Doktor Kebijakan Publik UI ini dikenal melalui beberapa karyanya di luar buku 'Nawacita' yang berisi mengenai isu strategis, implementasi, keberhasilan, dan tantangan dalam mengelola pemerintahan yang baik antara pemerintah pusat dan daerah (provinsi, kabupaten/kota) di seluruh Indonesia.

Bahkan dalam waktu dekat, Dewi Aryani bakal meluncurkan buku 'Skenario Perencanaan Kebijakan Energi Indonesia sampai Tahun 2035'. Rencananya diluncurkan pada tahun 2018. Buku versi populer yang disadur dari disertasinya itu bakal mengkaji isu strategis, kebijakan, peluang, tantangan, serta tren strategis utama di sektor energi yang mungkin akan dihadapi Pemerintah Indonesia sampai 2035.

Hingga kini Dewi Aryani juga masih aktif sebagai pembicara di berbagai seminar, konferensi, dan lokakarya di bidang energi, kebijakan publik, serta reformasi birokrasi di tingkat nasional maupun internasional. Beberapa tulisannya tentang energi, kebijakan publik, dan reformasi birokrasi juga sering muncul di beberapa media nasional.

“Harapan saya, apa yang saya dapat ini bisa menjadi inspirasi para perempuan. Berkaryalah sebanyak yang bisa dilakukan di bidangnya masing-masing, dengan tanpa meninggalkan peran sebagai istri dan ibu rumah tangga,” pungkas Dewi Aryani.

Berikut daftar lengkapnya 99 Most Powerfull Women:

Peringkat 1. Megawati Sukarnoputri, 2. Iriana Joko Widodo, 3. Mufidah Kalla, 4. Sri Mulyani Indrawati (Menteri Keuangan), 5. Rini Soemarno (Menteri BUMN), 6. Puan Maharani (Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan), 7. Retno Marsudi (Menteri Luar Negeri), 8. Susi Pudjiastuti (Menteri Perikanan dan Kelautan).

Peringkat 9. Tri Rismaharini (Wali Kota Surabaya), 10. Khofifah Indar Parawangsa (Menteri Sosial), 11. Najwa Shihab (Jurnalis dan Presenter), 12.Yenni Wahid (Aktivis dan Politikus), 13. Shinta Kamdani (Pengusaha), 14. Eva Kusuma Sundari (Politikus PDIP), 15. Nita F. Moeloek (Menteri Kesehatan), 16. Yohana Susana Yembise (Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindugan Anak), 17. Yenny Andayani (Direktur Gas PT Pertamina).

Peringkat 18. Nurhayati Assegaf (Politisi Demokrat), 19. Ni Putu Wiryastuti (Bupati Tabanan), 20. Airin Rachmi Diany (Wali Kota Tangerang Selatan), 21. Nurhaida (Komisaris OJK), 22. Fredirica Widyasari Dewi (Direktur Utama KSEI), 23. Niken Widyastuti (Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik Kemkominfo), 24. Penny Kusumastuti Lukito (Kepala BPOM), 25. Desi Arryani (Dirut Jasa Marga), 26. Basaria Panjaitan (Pimpinan KPK).

Peringkat 27. Dewi Aryani (Politikus PDIP dan Komisaris MNC Media), 28. Aviliani (Ekonom), 29. Sri Widowati (Bos Facebook Indonesia), 30. Fatimah Kalla (Pengusaha Kalla Group), 31. Tatty Bakrie (Philanthropist), 32. Anita Tanjung (Chairman of CT Foundation), 33. Irene Tedja (Direktur Pakuwon Jati), 34. Yanti Sukamdani (Chairwoman, Hotel & Restaurant Association), 35. Svida Alisjahbana (Media entrepreneur), 36. Mari Elka Pangestu (Ekonom), 37. Tinah Bingei Tanoto (Tanoto Foundation), 38. Kartini Muljadi (Pengusaha).

Peringkat 39. Tantri Onny Bianti (Pemilik Natasha Skincare), 40. Harlina Tjandinegara (Komisaris Barito Pacific Group), 41. Roosniati Salihin (Banker, founder Titian Foundation), 42. Siti Hardiyanti Rukmana (Entrepreneur, owner CMNP), 43. Rieke Diah Pitaloka (Politisi dan aktivis buruh), 44. Caroline Riady (Educator, hospital administrator), 45. Destry Damayanti (Economist, ministerial adviser), 46. Yani Panigoro (Social entrepreneur), 47. Bhindawati Gunawan (Director Bank Panin), 48. Melli Darsa (Founder, Melli Darsa Law), 49. Martha Tilaar (Entrepreneur).

Peringkat 50. Parwati Surjaudaja (Banker), 51. Catherine Hadiman (Director HSBC), 52. Adi Sulistyowati (Director of Institutional Relation and Transactional Banking PT BNI Tbk), 53. Tri Mumpuni (Social entrepreneur), 54. Ihsan Mulia Putri (Pemilik Kapal Api), 55. Karolin Margret (Member of Parliament, Regent), 56. Feny Djoko Susanto (President Alfamart), 57. Dian Siswarini (President XL-Axiata), 58. Nicke Widyawati (Director of PLN), 59. Rakhee Punjabi (Entrepreneur), 60. Rina Ciputra (Property entrepreneur).

Peringkat 61. Noni Purnomo (Owner Blue Bird Group), 62. Kanjeng Ratu Hemas (Politician, Yogyakarta Sultan’s wife), 63. Gusti Kanjeng Ratu Mangkubumi (Crown Princess of Yogyakarta), 64. Catherine Hambali (Investment banker), 65. Putri Kuswisnu Wardani (CEO Mustika Ratu), 66. Catharina Widjaja (Executive Gajah Tunggal), 67. Liliana Tanoesoedibjo (Commissioner RCTI, Miss World Organization), 68. Yeane Lim (CEO of Denpoo), 69. Bernadette Ruth Setiady (Commissioner, Kalbe Farma Group), 70. Fathema Djan Rachmat (CEO, Pelni Hospital), 71. Elza Syarief (Lawyer, politician, businesswoman), 72. Metta Murdaya (Entrepreneur).

Peringkat 73. Janti Komadjaja (President, Total Bangun Persada), 74. Wiwiek Dianawati Santoso (President, Astra toll road company), 75. Wendy Yap (Owner Sari Roti), 76. Tience Sumartini (Entrepreneur), 77. Ivy Kamadjaja (Logistics entrepreneur), 78. Medina Latief-Harjani (CEO Pasar Raya), 79. Junita Ciputra (Property entrepreneur), 80. Shinta Dhanuwardoyo (Digital entrepreneur), 81. Carmelita Hartoto (Owner, Andhika Lines), 82. Lily Widjaja (Investment banker), 83. Mira Lesmana (Film producer), 84. Nita Yudi (President, Business Women’s Association), 85. Denise Tjokrosaputro (Media, hotel, lifestyle entrepreneur), 86. Raisa Andriana (Top recording artist).

Peringkat 87. Connie Rahakundini Bakrie (Entrepreneur, military analyst), 88. Veronica Colondam (YCAB Founder), 89. Grace Natalie (Pendiri Partai Solidaritas Indonesia), 90. Christina Liem (Owner Harita Securities), 91. Sri Wahyumi Maria Manalip (Bupati Talaud), 92. Liliyana Natsir (Athlete, Olympic Gold Winner), 93. Ida Fiqriah (Indonesia’s first female pilot captain), 94. Ratu Tisha Destria (Secretary general PSSI), 95. Diajeng Lestari (Founder HIjup.com), 96. Rini Sugianto (Film animator), 97. Nabilah Alsagoff (Founder, COO of Doku), 98. Indira Parwitasari Tranggono (Company director), 99. Sri Rossyati and Sri Irianingsih (Educators).