Senin, 13/09/2021, 19:38:33
Kapolres Beri Bantuan Keluarga Nando, Balita Pemakan Tanah
LAPORAN JOHARI

Kapolres Tegal Kota, AKBP Rahmad Hidayat bersama Kepala Dinas Kesehatan Kota Tegal memberi bantuan kepada keluarga Vero Fernanda, balita yang memerlukan perhatian khusus yakni memiliki kebiasaan memakan tanah dan pecahan tembok. (Foto: Humas Polres)

PanturaNews (Tegal) - Kapolres Tegal Kota, AKBP Rahmad Hidayat, S.S, memberi bantuan kepada keluarga Vero Fernanda yang biasa dipanggil Nando (3), balita yang memerlukan perhatian khusus yakni memiliki kebiasaan memakan tanah dan pecahan tembok, Senin 13 September 2021.

Kapolres yang hadir bersama Kepala Dinas Kesehatan Kota Tegal, dr. Sri Prima Indraswari, mengecek dan menanyakan langsung kondisi sang balita kepada pihak keluarga.

Ternyata kebiasaan ini sudah berlangsung sejak sang balita berusia 1,5 tahun. Meski demikian, kondisi anak dari pasangan suami istri Bpk. Carmo (50) dan ibu Umrotun Khasanah (41) warga Kelurahan Debong Lor RT 03/01 Kecamatan Tegal Barat Kota Tegal ini tetap dalam kondisi sehat.

Sementara itu, guna mengetahui kondisi kesehatan sang balita, pihak Pemerintah Kota Tegal, melalui Dinas Kesehatan segera membawanya untuk menjalani pemeriksaan di rumah sakit.

Kapolres yang ditemui pada saat kunjungan menyampaikan, bahwa pada hari ini dari jajaran Polres Tegal Kota dan Pemkot Tegal melakukan kunjungan untuk memberikan bantuan.

"Untuk itu hari ini kita hadir melihat kondisinya langsung dan memberikan bantuan kepada Nando dan keluarga, semoga dapat sedikit meringankan beban kehidupannya,” tutur Kapolres.

Diharapkan Kapolres, semoga Nando dapat segera meninggalkan kebiasaan-kebiasaan yang tidak sehat ini dan kembali sehat, normal dengan mengkonsumsi makanan-makanan yang bergizi seperti anak- anak pada umumnya.

Diketahui, balita berusia tiga tahun ‎di Kota Tegal, memiliki kebiasaan yang membuat miris. Balita bernama Vero Fernanda itu gemar memakan tanah.

Vero Fernanda merupakan ‎anak pasangan suami istri Carmo (50) dan Umrotun Khasanah (41). Keduanya tinggal di RT 03 RW I Kelurahan Debong Lor, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal.

Menurut Umrotun, anaknya yang biasa dipanggil Nando sudah setahun lebih memiliki kebiasaan memakan tanah dan benda-benda lainnya yang tak layak dimakan.

"Sejak mulai bisa jalan sudah makan tanah sama pecahan-pecahan tembok. Cuma dia saja. Dua kakaknya enggak," ujar Umrotun.

Umrotun pertama kali mengetahui kebiasaan tersebut saat Nando sedang bermain di dalam rumah. Ketika itu, Nando didapati sedang mengorek-ngorek dan memakan puing tembok rumah yang sudah ambrol.


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita