Senin, 13/09/2021, 17:09:29
Vaksinasi di MWC NU dan Gereja, Dewi Aryani: Perkuat Toleransi
LAPORAN SL. GAHARU

Anggota DPR RI Komisi IX Fraksi PDI Perjuangan, Dr. Hj. Dewi Aryani memantau pelaksanaan vaksinasi aspirasinya dengan program “Yuk Kita Vaksin, Bersama Pulihkan Indonesia” di beberapa titik. (Foto: Dok/Tim DeAr)

“Kita semuanya punya tanggung jawab yang sama, agar pandemi segera berakhir, dan perekonomian kembali pulih,”

PanturaNews (Tegal) - Untuk langkah percepatan, Vaksinasi Covid-19 diberikan untuk semua golongan tanpa membedakan agama, suku, sosial ekonomi dan yang lainnya.

Pernyataan itu disampaikan Anggota DPR RI Komisi IX, Dr. Hj. Dewi Aryani. M.Si saat memantau vaksinasi di beberapa MWC NU dan gereja di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Senin 13 September 2021.

“Vaksinasi di berbagai lokasi, sekaligus untuk menjunjung tinggi toleransi di kalangan masyarakat,” ujar Dewi Aryani yang akrab disapa DeAr di Gedung Serba Guna MWC NU Adiwerna.

Semua elemen, katanya, perlu memupuk kembali semangat gotong royong dalam mengatasi pandemi bersama-sama, agar Kabupaten Tegal segera dapat meningkatkan kekebalan komunal atau herd immunity.

Di MWC NU Adiwerna, Politisi PDI Perjuangan dari Dapil Jawa Tengan IX yang meliputi Kabupaten Tegal, Kabupaten Brebes dan Kota Tegal ini, menyediakan vaksin dosis 1 dan dosis 2 untuk 300 orang.

Sementara di Gereja Santo Yosep Mejasem Barat, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal, juga melakukan pemantauan pelaksanaan vaksinasi untuk jemaat dan masyarakat sekitar.

“Para jemaat gereja menjadi panitia, bergotong royong membantu para tenaga kesehatan melayani vaksinasi.

Diharapkan Dewi Aryani, di masa pandemi Covid-19 ini persahabatan, persaudaraan dan toleransi beragama tidak terputus. Semua harus bersama-sama, bersatu padu menyelesaikan pandemi menjunjung tinggi rasa toleransi dan gotong royong.

“Kita semuanya punya tanggung jawab yang sama, agar pandemi segera berakhir, dan perekonomian kembali pulih,” tegas Dewi Aryani.

Dewi Aryani menjelaskan, selama bulan September 2021 ini, tak kurang dari 200 titik lokasi vaksinasi di gelar Dewi Aryani.  Mulai dari balai desa, MWC NU di beberapa kecamatan, hingga Gereja Katolik di wilayah Kabupaten Tegal. Rata-rata jumlah peserta vaksin di setiap titik sekitar 200-400 orang.

Sebelumnya, pada Agustus 2021 kemarin, aspirasi Dewi Aryani dengan program “Yuk Kita Vaksin, Bersama Pulihkan Indonesia”, telah menggelar vaksinasi untuk 17.200 orang. Sedangkan September ini bertambah 33.000 orang, dan pada Oktober 2021 mendatang di rencanakan untuk tambahan 50.000 orang.

“Vaksinasi ini untuk masyarakat umum, terutama yang di prioritaskan adalah pada manula, anak remaja usia 12 tahun keatas dan masyarakat umum lainnya yang masuk dalam kategori memiliki mobilitas tinggi dan rentan terhadap virus corona,” terang Dewi Aryani.

Ditambahkan, gencarnya vaksinasi ini juga berimbas sangat baik. Dalam waktu cepat, Kabupaten Tegal telah berhasil menurunkan tingkat resiko Covid-19 dari semula level 4 turun menjadi level 3.

“Dan saat ini Kabupaten Tegal sudah berada di level 2 tingkat resiko Covid-19”, tandas Dewi Aryani.


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita