Kamis, 09/09/2021, 21:00:57
Pol Air Evakuasi Nelayan KM Ibu Jaya yang Terbalik Dihantam Ombak
LAPORAN RESMAN S

Tim Sat Pol Air Polres Indramayu melakukan penyelamatan ABK dan nahkoda KM Ibu Jaya yang bertahan diatas kapal yang terbalik setelah dihantam ombak. (Foto: Dok/Humas Polres)

Seluruh ABK dan nahkoda berusaha menyelamatkan diri dengan cara naik ke bagian atas kapal yang terbalik...

PanturaNews (Indramayu) - Tim Sat Pol Air Polres Indramayu dan 2 Pers Pol Airud Polda Jabar, gerak cepat melakukan penyelamatan anak buah kapal (ABK) dan seorang nahkoda KM Ibu Jaya yang terbalik dihantam ombak, Kamis 9 September 2021.

Diketahui, KM Ibu Jaya yang dinahkodai Sarwono, warga Karangsong, Indramayu bersama 5 ABK berlayar menuju perairan Laut Utara Jawa. Mereka bertolak dari pelabuhan perikanan Karangsong.

Saat berada di perairan Pancer Payang, KM Ibu Jaya dihantam ombak dari arah belakang, dan perahu terbalik. Seluruh ABK dan nahkoda berusaha menyelamatkan diri dengan cara naik ke bagian atas kapal yang terbalik.

Kapolres Indramayu, AKBP M Lukman Syarif didampingi Kasat Polair, Iptu Suprapto mengatakan, setelah menerima laporan langsung melakukan penyelamatan.

“Kapal speed boat milik Sat Polair langsung menuju lokasi terbaliknya KM Ibu Jaya untuk melakukan penyelamatan para ABK,” kata Lukman Syarif.

Dijelaskan, kejadian pada Kamis 9 September 2019 pukul. 07.00 WIB, KM Ibu Jaya dengan Nahkoda Sarwono beserta lima ABK berangkat mencari ikan dari Perairan Karangsong menuju perairan Laut Jawa.

Dalam perjalanan di Perairan Pancer Payang, KM Ibu Jaya terkena ombak dari sisi belakang yang mengakibatkan perahu terbalik, dan pada saat kondisi perahu terbalik Nahkoda dan ABK bertahan di atas perahu sebelum karam, dan selanjutnya minta bantuan melalui ponsel.

Diinformasikan Sat Pol Air Polres Indramayu, nelayan yang selamat dari kecelakaan laut di Pancer Payang Desa Pabean Udik, Kecamatan Indramayu yakni Karsam bin Muhta, Dulah bin Slamet, Rastono bin Darman, Priyatno bin Rakiman, Carita bin Karsim dan Sarwono bin Dukarta (nahkoda).


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita