Kamis, 08/04/2021, 21:22:24
Kegiatan di Pondok Pesantren di Bulan Suci Ramadhan
Oleh: Naela Apriyati

...Ramadhan ya Ramadan, Kegiatan ya tetap kegiatan...

BULAN ramadhan adalah bulan yang ditunggu-tunggu oleh umat Islam di seluruh dunia. Bulan yang didalamnya penuh dengan keberkahan, rahmat dan maghfiroh yang diturunkan oleh Allah SWT.

Walaupun di bulan Ramadhan santri berpuasa, namun kegiatan tetap di jalankan dan santri wajib mengikuti semua kegiatan di pondok pesantren. Jika di pondok pesantren tidak ada kegiatan, itu bagaikan makanan yang tidak di beri bumbu makanan dan rasanya hampa sekali.

Dengan datangnya bulan suci ramadhan bukan salah satu alasan kegiatan santri di pondok pesantren harus di tiadakan. Justru dengan adanya kegiatan di pondok pesantren, para santri tidak terlalu merasa letih karena harus menunggu waktunya berbuka puasa. Dengan kegiatan itulah santri tidak menduga atau tidak merasakan bahwa waktu berbuka puasa sebentar lagi tiba

Disini saya akan menceritakan sedikit kegiatan di salah satu pondok pesantren, dan kebetulan saya adalah salah satu alumni dari pondok pesantren Matholi'ul Hikmah.

Pondok pesantren Matholi'ul Hikmah itu terletak di Penanjung, Kelurahan Pruwatan, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Di sana, kegiatan di bulan ramadhan itu lebih padat di banding kegiatan di bulan- bulan seperti biasanya.

Jadi bulan Ramadhan itu bukan alasan untuk meringankan kagiatan, justru lebih di perketat agar para santri lebih banyak mengaji, mengaji dan mengaji. Pada intinya lebih banyak mencari ilmu, menambah Ilmu dan memperdalam ilmu.

Seperti biasanya santri bangun tidur jam 03.00 WIB. Bagian keamanan yang menjaroskan (bel khas pesantren) untuk cepat bangun, melakukan solat (hajat dan tahajud) dan sahur bersama.

Setelah sahur dan sambil menunggu adzan subuh, biasanya santri ada yang mandi, ada yang membaca Al-Quran, ada yang sedang menghafal nadhom dan lain-lain. Sesuai keinginan mereka masing-masing, dan yang terpenting mereka wajib melakukan  solat subuh berjamaah.

Setelah melakukan solat subuh biasanya ada kultum dari abah yai dan para ustadz- ustadz yang lainnya. Setelah mengikuti kegiatan kultum, kegiatan selanjutnya adalah membaca Al-Quran satu juz bersama-sama dan di bimbing langsung oleh umi atau nyai pengasuh pondok pesantren Matholi'ul Hikmah.

Kegiatan berikut nya mengaji  pada ustadzah masing-masing. Setelah pukul 06.45 WIB, para santri berkumpul di masjid untuk membaca asmaul husna dan melakukan solat dhuha bersama-sama.

Setelah selesai, para santri berangkat sekolah sampai pukul 10.15 WIB, selanjutnya santri beristirahat sambil menunggu adzan solat dhuhur untuk melakukan solat dhuhur berjamaah. Kegiatan santri mulai aktif lagi pukul 13.00 yaitu mengaji kitab sampai ashar, lalu melakukan solat ashar berjamaah dan dilanjut lagi mengaji kitab sampai menjelang waktu berbuka puasa.

Biasanya pukul 17.00 santri berkumpul di masjid membaca asmaul husna dan membaca Al-Quran bersama-sama sambil menunggu berbuka puasa. Santri berbuka puasa bersama di masjid, itupun hanya sekedar minum untuk membatalkan puasa dan dilanjut makan setelah selesai solat maghrib berjama'ah.

Setelah melakukan solat taraweh, dilanjut mangaji kitab kembali sampai pukul 21.00 lalu membaca Al-Quran sendiri- sendiri. Setelah kegiatan tersebut selesai santri beristirahat sampai waktu kegiatan aktif kembali. Sudah jelas kan, kegiatan di pondok pesantren di bulan puasa lebih padet dibanding bulan biasanya.

Dalam kegiatan di atas sudah jelas bahwa kegiatan harus tetap kegiatan. Dan bulan Ramadhan bukan salah satu alesan meringankan kegiatan. Justru kita harus tetap Vit dan semangat terus mencari ilmu. Karena dengan mencari ilmu itu lah kita mendapatkan keberkahan dan kenikmatan.

Dalam kegiatan tersebut, tidak ada santri yang mengeluh melakukan kegiatan. Karena asal kalian tahu, kegiatan padat di bulan suci ramadhan itu menyenangkan. Merasa kalau kita itu lebih aktif dan lebih senang untuk memperbaiki diri. Lebih meningkatkan ibadah ketika di bulan suci ramadhan, apalagi melakukan ibadah bersama-sama itu lebih menyenangkan.

#salamsantri #salamsantrimth

(Naela Apriyati adalah mahasiswi semester 4 Ilmu Komunikasi Universitas Peradaban Bumiayu (UPB) Kabupaten Brebes, Jawa Tengah)

Tulisan dalam Kolom Opini ini adalah kiriman dari masyarakat. Segala tulisan bukan tanggung jawab Redaksi PanturaNews, tapi tanggung jawab penulisnya.

 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita