Rabu, 07/04/2021, 18:50:18
Komitmen Lingdungi PMI, BP2MI Beri Penghargaan Ke Indramayu
LAPORAN RESMAN S

Wakil Bupati Indramayu, Lucky Hakim menerima penghargaan dari BP2MI dalm sosialisasi UU Nomor 18 Tahun 2017 di Gedung Sate Bandung. (Foto: Dok/Disnaker Indyamayu)

PanturaNews (Indramayu) - Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) memberikan penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu, Jawa Barat, di Gedung Sate Bandung, Rabu 7 April 2021.

Penghargaan diberikan karena komitmen Pemkab Indramayu menjalankan amanat Undang-Undang Nomor 18 tahun 2017, tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Komitmen itu bisa dilihat dari adanya program dan kegiatan yang ada di Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Indramayu, berupa pelatihan kejuruan/vokasi bagi calon PMI. Pada tahun 2021 ini, pelatihan diikuti 300 orang dengan anggaran Rp 1,2 miliar yang bersumber dari APBD.

Penghargaan diserahkan Direktur Perlindungan Penempatan Tenaga Kerja Luar Negeri (PPTKLN) Kementerian Tenaga Kerja RI, Eva Trisiana dan diterima Wakil Bupati Indramayu, Lucky Hakim pada kegiatan Sosialisasi Undang-undang Nomor 18 Tahun 2017.

“Kita ingin calon pekerja migrant ini sebelum berangkat, punya kemampuan dan keahlian. Termasuk kita berikan pengetahuan kepada mereka tentang adat, dan juga budaya yang menjadi Negara tujuannya,” kata Lucky Hakim di sela-sela kegiatan.

Lucky menambahkan, untuk mempermudah dan melindungi para conlon PMI, Pemkab Indramayu bersama dengan berbagai instansi lainnya, beberapa tahun lalu telah menyatukan layanan terpadu bagi para calon PMI yakni Layanan Terpadu Satu Atap (LTSA).

“Di tempat ini, semua pengurusan dokumen keberangkatan dilayani dalam satu tempat,” ujar Lucky.

Selain itu, lanjut Lucky, salah satu bentuk pelindungan bagi PMI yang mendi tugas dan tanggungjawab pemkab, yaitu melakukan sosialisasi informasi dan mekanisme antar kerja antar negara (AKAN). Pendataan kepada PMI, pemberdayaan Purna PMI, penanganan PMI bermasalah (pengaduan), serta pembinaan dan pengawasan kepada LPK dan P3MI.


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita