Senin, 05/04/2021, 19:10:04
Empat Sekolah di Brebes, Mulai Hari Ini Uji Pembelajaran Tatap Muka
LAPORAN TAKWO HERIYANTO

Ilustrasi

PanturaNews (Brebes) - Sedikitnya sekolah di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, mulai memberlakukan uji coba Pembelajaran Tatap Muka (PTM), terhitung mulai Senin 5 April 2021 (hari ini-red).

Empat sekolah di Kabupaten Brebes yang melakukan uji coba PTM, di antaranya satu dari SMP Negeri 1 Brebes. Kemudian, tiga dari sekolah menengah atas atau sejedrajat.

Di antaranya SMA Negeri 3 Brebes, SMK Negeri Kersana dan MAN Brebes serta satu sekolah menengah pertama. Dalam pemberlakuan PTM ini masing-masing sekolah memiliki peraturan tersendiri.

Kepala SMP Negeri 1 Brebes, Dharma Suhaeri, mengatakan, untuk uji coba PTM diprioritaskan bagi kelas IX. Mengingat, selain untuk pendalaman materi pelajaran juga karena akan menghadapi ujian akhir sekolah.

"Jadi untuk kelas IX ini, jadwal PTM mulai Senin (hari ini) sampai Kamis. Sementara untuk kelas VII, VIII mendapat jadwal pada Jumat dan Sabtu," kata Suhaeri.

Kemudian, untuk SMA Negeri 3 Brebes, PTM diperuntukkan bagi kelas X. Eko Priono, Kepala SMA Negeri 3 Brebes mengatakan, alasan sekolah hanya melibatkan kelas IX karena untuk pengenalan sekolah.

“PTM ini hanya untuk kelas X, karena sebagai siswa baru perlu pengenalan sekolah, termasuk dengan guru gurunya,” ungkap Eko Priono.

Sementara, untuk MAN 1 Brebes menerapkan kriteria uji coba PTM  hanya untuk siswa yang sehat, dan mendapatkan izin dari orang tua. Selain itu, memiliki sarana transportasi yang aman.

“Kalaupun antar jemput harus oleh keluarga bukan oleh ojol,” terang Waka MAN Brebes, Eko Pujianto.

Terkait dengan uji coba PTM itu Sekretaris Daerah Brebes, Djoko Gunawan menjelaskan, jika ujicoba ini positif dan tidak terjadi penyebaran, maka PTM akan diperluas.

Namun demikian, Sekda menekankan kepada empat sekolah tersebut untuk selalu tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan.

"Tentu harapannya adalah pelaksanaan ujicoba ini dapat berjalan lancar dan tidak terjadi penularan Covid-19," tandasnya.


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita