Minggu, 04/04/2021, 10:25:56
Semburan Gas Campur Lumpur dan Api di Sukaperna Terjadi Lagi
LAPORAN RESMAN S

Semburan gas campur lumpur dan api kembali terjadi di Desa Sukaperna, Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu. (Foto: Media Centre)

PanturaNews (Indramayu) - Semburan gas bercampur lumpur yang kembali terjadi di kawasan sumur tua di Blok Cilumbu Desa Sukaperna, Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu, ditangani Kementerian ESDM, kemarin.

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Indramayu sudah melakukan kordinasi dengan Dinas ESDM Propinsi Jawa Barat, dan pihak Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Sabtu 3 April 2021.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Indramayu, Aep Surahman mengatakan, pihaknya sudah melaporkan kejadian yang baru saja terulang di wilayah Desa Sukaperna, dimana semburan gas bercampur api dan lumpur kembali terjadi, dan membuat kepanikan warga sekitar.

“Waktu itu ditangani langsung oleh Kementerian ESDM dan Dinas ESDM Jawa Barat, dan sekarang pososi penanganan diambil alih ke propinsi dan pusat,” jelas Aep.

Sementara Formalities Staf Pertamina Field Jatibarang, Renita Yulia membenarkan peristiwa tersebut. Pihaknya mengaku sudah berkordinasi dengan BPBD Indramayu, untuk dilakukan skenario penanganan dan penanggulanganya.

Dari informasi yang dihimpun di lapangan,menyebutkan semburan gas bercampur lumpur dan api itu tiba-tiba muncul di area bekas sumur minyak tua. Lokasinya hanya berjarak sekira 500 meter dari permukiman warga.

Kuatnya tekanan gas menimbulkan suara gemuruh yang cukup kencang terdengar hingga 5 kilometer. Kali ini semburan diikuti nyala api setinggi sekitar lima meter. Kobaran api setinggi itu lebih dari persitiwa sebelumnya yang terjadi pada akhir Oktober hingga awal November 2020 lalu.

Untuk mencegah risiko terburuk bagi warga sekitar, jajaran Polsek Tukdana telah memasang garis polisi di lokasi semburan gas tersebut.


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita