Jumat, 02/04/2021, 12:20:18
Resmikan BLK Ponpes Nuuruddaaroin, Dewi Aryani Berharap Ini...
LAPORAN SL. GAHARU

Anggota Komisi IX DPR RI, Dr. Hj. Dewi Aryani meninjau fasilitas untuk pelatihan BLK Ponpes Nuuruddaaroin Procot, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal setelah diresmikan. (Foto: Dok/Tim DeAr)

PanturaNews (Tegal) - Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas, adalah salah satu solusi mengentaskan pengangguran di daerah. Selain menciptakan tenaga kerja, juga mencetak tenaga punya keahlian.

Hal itu dikatakan Anggota Komisi IX DPR RI, Dr. Hj. Dewi Aryani, MSi pada peresmian BLK Pondok Pesantren (Ponpes) Nuuruddaaroin Procot, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Jumat 02 April 2021.

“Saya harap produktivitas pelatihannya harus dijaga, agar makin banyak anak-anak muda kita memiliki ketrampilan dan keahlian di bidang otomotif,” ujar Politisi PDI Perjuangan yang akrab disapa DeAr ini.

Peresmian BLK Komunitas bidang Otomotif di Ponpes Nuuruddaaroin Procot, menjadi agenda dalam rangkaian kunjungan Dewi Aryani ke Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Tengah 9 yang meliputi Kota dan Kabupaten Tegal, Kabupaten Brebes pada bulan ini.

“Semoga aspirasi yang saya perjuangkan ini bermanfaat, dan BLK Ponpes Nuuruddaaroin dapat dimanfaatkan sebagaimana mestinya. Selain untuk para santri, BLK juga bisa dimanfaatkan warga sekitar,” tutur Dewi Aryani.

Bersamaan peresmian BLK Nuuruddaaroin Procot, Dewi Aryani memberian bantuan beras sebanyak 500 kg untuk Ponpes Nuuruddaaroin, dan untuk Ponpes An Nur di Desa Kalisapu Kecamatan Slawi sebanyak 500 Kg.

Setelah diresmikan, Dewi Aryani beserta pengurus Nuuruddaaroin Procot meninjau ruangan pelatihan BLK. Di dalam ruangan dilengkapi skema dan alat-alat untuk mempelajari perbengkelan sepeda motor, serta induksi bahan bakarnya.

“Sepeda motor yang disediakan untuk praktek pelatihan, semuanya sepeda motor baru, bukan bekas. Dan pelatihan di BLK yang saya resmikan ini, tidak ada biayanya, alias gratis,” terang Dewi Aryani, salah satu dari 99 wanita paling berpengaruh di Indonesia versi Globe Asia tahun 2017.


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita