Kamis, 04/03/2021, 09:45:29
Sliyeg-Widasari Jalankan Dokmaru, Nina: Ini Program Pro Rakyat
LAPORAN RESMAN S & BOBY RAHMAT, SH

Program 100 hari kerja Bupati Indramayu Nina Agustina, Kecamatan Seliyeg dan Widasari melaksanakan program Dokter Masuk Rumah. (Foto: Media Center Pemkab)

PanturaNews (Indramayu) - Dokter Masuk Rumah (Dokmaru), salah satu program 99 prioritas Bupati dan Wakil Bupati Indramayu, Nina Agustina dan Lucky Hakim, adalah terobosan program pro rakyat yang harus diimplementasikan selama 100 hari kerja.

Program Dokmaru merupakan program layanan kesehatan yang menghadirkan layanan langsung ke rumah warga yang membutuhkan. Program ini sudah dilakukan oleh dua Kecamatan yakni Sliyeg dan Widasari.

Pelaksanaan program Dokmaru, adalah kerja bareng Camat, Kepala Puskesmas dan Pemerintah Desa. Hasilnya, telah dirasakan secara cepat oleh masyarakat yang membutuhkan penanganan kesehatan.

“Tim langsung turun menemui penderita anemia dan penyempitan usus, Edi Supomo warga Blok Cimanggis Rt 09 Rw 02 Desa Sudikampiran, Kecamatan Sliyeg,” tutur , Camat Sliyeg Wasga Ciptowibowo, Rabu 3 Februari 2021.

Tapi karena kondisi Edi Suparno yang sangat lemah, ahirnya tim merujuk ke RSUD Indramayu, untuk mendapatkan penanganan medis secara intensif. Dan untuk memenuhi kebutuhan keluarga saat di RSUD Indramayu, tim sudah mengajukan permohonan bantuan secara resmi ke Yayasan Gempur Gakin dan Baznas Indramayu.

“Surat untuk pengajuan ke Gempur Gakin dan Baznas sedang dalam proses, mohon kerjasama semua pihak,” terang Wasga.

Sementara Camat Widasari, Dulyono juga telah melaksanakan program yang sama dalam menjalankan Visi Indramayu Bermartabat.

Camat bersama Tim Dokmaru Kecamatan, berhasil mengeksekusi Johan, warga Desa Widasari, Blok Karangbaru Rt02/03, Kecamatan Widasari. Karena kondisinya sudah sangat lemah, Johan yang menderita paru-paru basah juga dirujuk ke RSUD Indramayu.

“Johan sebenarnya bukan asli warga kami, namun tinggal di wilayah kami, sehingga tetap kami bantu,” tutur Dulyono.

Bupati Indramayu, Nina Agustina menyambut baik para Camat yang sudah menjalankan program prioritasnya, yakti memberikan jaminan kesehatan kepada warganya.

Namun demikian, bupati akan terus melaksanakan program terobosan ini dengan mekanisme dan sistem terintegrasi, agar seluruh masyarakat Kabupaten Indramayu dapat merasakan manfaat dari Program Dokmaru.

“Kami tekankan Program Dokmaru bukan hanya target 100 hari kerja, tapi akan terus kita laksanakan. Ini saatnya kita kerja, kerja dan kerja,” terang putri Mantan Kapolri Dai Bachtiar ini.

Terpisah Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara menerangkan, Dokmaru merupakan jawaban cepat (quick respon) dalam penanganan kesehatan di Kabupaten Indramayu, terutama yang sangat membutuhkan. Dalam implementasinya, Dokmaru menjadi Public Safety Centre (PSC) 119 yang nantinya ada di Dinkes Indramayu.

"PSC 119 adalah call centre untuk layanan cepat tanggap darurat kesehatan," jelas Deden.

Deden menerangkan, dengan adanya Dokmaru maka Dinas Kesehatan, Puskesmas, dan RSUD di Kabupaten Indramayu akan saling terkoneksi dengan adanya call centre tersebut. Secara bertahap, semuanya akan terhubung dengan sistem program unggulan.

"Pada tahun 2021 ini, secara bertahap akan terhubung dengan sistem program unggulan Dokmaru, untuk menangani aduan dan keluhan permasalahan kesehatan di Kabupaten Indramayu," ungkapnya.


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita