Selasa, 02/03/2021, 19:27:01
Prajurit TNI Kodim Brebes Disuntik Vaksin Covid-19 Vaccine
LAPORAN TAKWO HERIYANTO

Prajurit TNI Kodim Brebes antri untuk disuntik vaksin Covid-19. (Foto: Dok/Takwo Heryanto)

PanturaNews (Brebes) - Dandim 0713 Brebes, Letkol Armed Mohamad Haikal Sofyan, mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, mensukseskan program pemerintah yaitu vaksinasi Covid-19 untuk memutus mata rantai wabah pandemi.

“Sebagai warga negara yang baik, tentunya kita harus mendukung apapun yang sudah menjadi kebijakan pemerintah, ayo kita ambil bagian,” ungkapnya, Selasa 2 Maret 2021.

Dijelaskannya, hari ini sampai Kamis 4 Maret 2021 mendatang, seluruh prajurit dan PNS Kodim Brebes akan divaksin sinovac secara bergilir. Yakni di Klinik Pratama Kartika 13 Brebes, atau di samping Makoramil 01 Brebes.

"Vaksinasi ini dilakukan secara menyeluruh kepada satuan TNI maupun di jajaran Kodam IV Diponegoro," terangnya.

Selain vaksinasi, pihaknya menghimbau kepada masyarakat agar kepatuhan dan disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan covid-19 5 M harus terus dilakukan. Yakni dalam setiap aktivitas terutama saat di luar rumah, mulai dari mencuci tangan, menjaga jarak, memakai masker, mengurangi mobilisasi, dan membatasi kerumunan.

Dandim juga mengajak agar masyarakat tidak mudah mempercayai berita hoax tentang vaksin sinovac yang banyak beredar di media sosial. Hal itu karena tujuannya adalah untuk meresahkan masyarakat dan memicu gangguan Kamtibmas.

“Untuk itu, mari bersama-sama kita sukseskan program vaksinasi ini, sehingga kita dapat beraktivitas dan produktif kembali ditengah pandemi,” tandasnya.

Sementara itu disampaikan dr. Mohamad Ali Subehan, Dokter Umum IGD DKT Tegal atau RS. TK. IV Pagongan Tegal, untuk jenis vaksin yang disuntikkan adalah Covid-19 Vaccine.

Vaksin tersebut, lanjutnya, sudah melalui uji BPOM dan telah diproduksi oleh Bio Farma. Dimana mulai dari seluruh bahan baku (bulk) vaksin ini, terlebih dahulu melalui serangkaian uji mutu yang ketat dari pihak Laboratorium Bio Farma dan BPOM.

Hal ini guna memastikan vaksin yang dihasilkan memenuhi standar kualitas dan mutu yang telah ditetapkan. Dia menambahkan, sebelum divaksin, para prajurit/PNS melalui serangkaian tes, baik konsultasi tentang riwayat penyakit, skrining, dan tensi darah.

“Hanya yang sehat dan memenuhi persyaratan saja yang divaksin,” pungkasnya.


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita