Minggu, 21/02/2021, 23:28:22
Viral, Begini Aksi Geng Motor Ugal-ugalan Bawa Clurit di Jalan
LAPORAN TAKWO HERIYANTO

Video aksi sekelompok geng motor sambil membawa celurit di jalur pantura Tanjung meresahkan masyarakat. (Foto: Screnshot video/Dok/Takwo Heryanto)

PanturaNews (Brebes) - Viral, para pengguna media sosial dihebohkan dengan aksi sekelompok geng motor sambil membawa senjata tajam jenis celurit viral di jalur pantura Tanjung, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

Pasalnya, aksi geng motor yang membahayakan nyawa orang lain itu, terekam dalam video yang di unggah berdurasi sekitar 30 detik.

Nampak, dalam video tersebut sekelompok pemuda sambil mengendarai sepeda motor berboncengan dengan ugal-ugalan, sembari juga membawa sebuah bendera komunitasnya.

Masyarakat, khususnya para pengguna medsos pun banyak yang memberikan komentar buruk, atas aksi yang cukup membahayakan nyawa orang lain iti. Tak sedikit, mereka merasa resah dan khawatir atas aksi yang dilakukan geng motor tersebut.

Salah satunya seperti yang disampaikan oleh pengguna facebook di grup Pesona Brebes Berhias. Dalam statusnya ia menulis "Lolosna min, Kecamatan Tanjung lagi resah ng rombongan geng motor kie".

Menyikapi hal itu, Kapolsek Tanjung, AKP Umi Antum Farich membenarkan jika lokasi vidio itu di ruas jalan Pantura Tanjung Brebes. Namun demikian, kata Umi, geng motor yang membawa celurit tersebut video lama.

"Itu vidio lama ya, tahun 2020 lalu," ujar Umi saat di konfirmasi, Minggu 21 Februari 2021.

Menurut Umi, pihak kepolisian sudah menindaklanjuti video tersebut. "Dari Unit Reskrim Polsek dan Polres Brebes sudah menindaklanjuti saat itu. Mereka semua remaja sudah diberikan pembinaan dan membuat surat pernyataan, agar tak mengulangi lagi. Termasuk orangtua sudah dipanggil juga," tutur Umi.

Kapolsek memastikan, wilayahnya saat ini kondusif. Terlebih, pihaknya terus menggencarkan kegiatan patroli di tempat-tempat yang terindikasi rawan tindakan kriminalitas.

"Alhamdullilah kondusif Kamtibmas di Tanjung. Saat ini kita juga rutin patroli di tempat-tempat dan jalan-jalan yang rawan terjadi kriminalitas. Saya imbau masyarakat tak takut, dan jangan termakan isu informasi yang belum bisa terkonfirmasi secara benar," pungkasnya.


 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita